Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Amri, Lansia Gelar Aksi di Depan MPP Pekanbaru

Joko Susilo • Rabu, 15 April 2026 | 10:36 WIB
Amri, seorang lansia menggelar aksi protes di jalur pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, depan MPP Pekanbaru, Selasa (14/4/2026). (joko susilo)
Amri, seorang lansia menggelar aksi protes di jalur pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, depan MPP Pekanbaru, Selasa (14/4/2026). (joko susilo)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Asap hitam mengepul dari ban bekas yang Amri bakar di atas jalur pedestrian Jalan Jenderal Sudirman. Aksinya ini menjadi simbol kekecewaan yang sudah lama Amri pendam. 

Bagi Amri, aksi itu bukan sekadar bentuk protes, melainkan luapan rasa putus asa. Ia mengaku sudah bertahun-tahun tak lagi merasakan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. 

Sejak 2019, katanya, namanya seperti hilang dari daftar penerima bansos. Padahal, di usianya yang tak lagi muda, ia harus berjuang melawan sakit yang mengharuskannya bolak-balik ke rumah sakit.

”Sejak 2019 saya tidak pernah lagi mendapatkan bantuan,” ucapnya lirih di sela kerumunan warga yang mulai berdatangan menyaksikan aksinya. 

Cerita Amri bukan tanpa jejak. Ia mengaku pernah menjadi penerima bantuan saat masih berada dalam satu Kartu Keluarga (KK) bersama istrinya. Namun, setelah terjadi pemisahan KK, aliran bantuan itu pun terhenti. Berulang kali ia mencoba mengurus kembali ke Dinas Sosial, berharap namanya bisa masuk kembali dalam daftar penerima. Namun, hingga kini, hasilnya nihil. 

Baca Juga: Massa Aksi Tolak Relokasi dari TNTN Masih Bertahan di Tenda 

Di balik asap yang sempat membumbung, petugas pemadam kebakaran dan Satpol PP sigap meredam situasi. Api dipadamkan dengan cepat, mencegah insiden yang lebih besar. Namun, bara persoalan yang dibawa Amri tampaknya tak semudah itu dipadamkan. 

Di sisi lain, Dinas Sosial Kota Pekanbaru memiliki catatan berbeda. Kepala Dinas Sosial Pekanbaru Junaedy menyebut bahwa Amri bukanlah orang yang sama sekali tak tersentuh bantuan. Ia menegaskan, berbagai program bantuan pernah diterima Amri, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan alat bantu dengar, hingga jaminan kesehatan melalui PBI JK. 

Menurutnya, perubahan terjadi setelah adanya pemutakhiran data dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Status kesejahteraan Amri disebut meningkat. ”Dari sebelumnya berada di desil 4 menjadi desil 6 hingga 10,” ujarnya. 

Dengan perubahan itu, secara aturan, ia tidak lagi masuk kategori penerima bantuan sosial sejak triwulan IV tahun 2025.*** 

Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru

Editor : Arif Oktafian
#mpp #lansia #aksi #pekanbaru #amri