Ditargetkan Signifikan Kurangi Banjir, Wako Tinjau Perbaikan Drainase di Jalan Paus

M Ali Nurman • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 11:00 WIB
CEK DRAINASE: Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah mengecek pekerjaan drainase di Jalan Paus,  Kecamatan Marpoyan Damai, Selasa (1/9/2026). (M ALI NURMAN/RIAU POS)
CEK DRAINASE: Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah mengecek pekerjaan drainase di Jalan Paus, Kecamatan Marpoyan Damai, Selasa (1/9/2026). (M ALI NURMAN/RIAU POS)

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus melakukan pembenahan drainase sebagai salah satu upaya mengatasi persoalan banjir yang masih terjadi di sejumlah ruas jalan.

Laporan M ALI NURMAN, Marpoyan Damai

MARPOYAN DAMAI (RIAUPOS.CO) - Salah satu titik yang menjadi perhatian Pemko Pekanbaru adalah Jalan Paus di Kecamatan Marpoyan Damai yang saat ini tengah dilakukan pembangunan drainase dengan anggaran sekitar Rp4 miliar sepanjang 366 meter.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho meninjau langsung pekerjaan drainase tersebut, Selasa (1/9) pagi. Peninjauan dilakukan untuk melihat progres pekerjaan sekaligus kondisi saluran air yang selama ini menjadi salah satu persoalan di kawasan tersebut.

Baca Juga: Rela Jalan Kaki Demi Mengarak Tabak, Melihat Festival Budaya Adat Masyarakat Batang Peranap

Dalam peninjauan itu, Wako didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah. Wako memulai pengecekan dari kawasan persimpangan Jalan Paus dengan Jalan Arifin Achmad.

Dengan berjalan kaki, Agung menyusuri ruas Jalan Paus. Di salah satu sisi jalan tampak drainase telah digali dan sedang dalam pro­ses pengerjaan. Sepanjang peninjauan, Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah menjelaskan kepada Wako mengenai kondisi pekerjaan maupun berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan.

Usai meninjau pekerjaan, Wako mengatakan, membenahi saluran air di Kota Pekanbaru bukan pekerjaan mudah. Selain persoalan anggaran, pemerintah juga menghadapi kondisi drainase lama yang sudah mengalami berbagai perubahan sehingga tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

Baca Juga: Pertamina Perkuat Pemulihan Mitra Binaan Pascabanjir,Wisata Petik Melon dan Re-Opening Kafe Inklusi

Ia menyebut, perbaikan jalan saat ini terus berjalan di berbagai titik. Namun, di tengah proses tersebut, pemko tidak meninggalkan program penanganan banjir melalui pembenahan sistem drainase.

”Saat ini kan kalau kita lihat bahwa jalan-jalan di Pekanbaru ini sudah mulai diperbaiki. Namun kita juga tidak meninggalkan terkait prioritas kita menyelesaikan banjir,” sambungnya.

Agung kemudian mencontohkan persoalan yang ditemukan dalam pekerjaan drainase di Jalan Paus. Berdasarkan penelusuran tim Dinas PUPR di lapangan, ternyata di bawah kawasan tersebut sebelumnya telah terdapat saluran drainase.

Baca Juga: Bupati Siak Bermalam di Tenda, Bentuk Karakter Anggota Pramuka

Namun, saluran lama itu sudah tidak lagi berfungsi sebagai drainase. Saluran tersebut ditemukan dalam kondisi tertutup dan bagian dalamnya telah dipenuhi material serta sampah yang membuat aliran air tidak berjalan sebagaimana mestinya.

”Jalan Paus ini anggarannya Rp4 miliar, tapi di bebe­rapa titik ini sudah sedang pelaksanaan semuanya terkait pembangunan drainase,” kata Wako.***

Editor : Arif Oktafian
jalan paus marpoyan damai pekanbaru drainase