Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

7 Ciri-Ciri Orang yang Cerdas secara Emosional, Apakah Kamu Termasuk?

Redaksi • Sabtu, 27 April 2024 | 22:50 WIB

Salah satu ciri-ciri kecerdasan emosional ialah keberanian untuk memaafkan.
Salah satu ciri-ciri kecerdasan emosional ialah keberanian untuk memaafkan.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Kecerdasan emosional merupakan kemampuan untuk mengenal, memahami, mengontrol, dan mengelola emosi, baik emosi diri sendiri maupun emosi orang lain. Kecerdasan emosional (EQ) sama pentingnya dengan kecerdasan intelektual (IQ).

Pada tahun 1995, seorang psikolog sekaligus jurnalis sains bernama Daniel Goleman menerbitkan sebuah buku berjudul Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. Buku tersebut merupakan salah satu karya tulis yang memperkenalkan konsep kecerdasan emosional kepada dunia.

Daniel Goleman menyebut bahwa EQ bisa saja lebih penting daripada IQ. Dalam bukunya, Goleman bahkan menyebut bahwa 80 persen faktor penentu kesuksesan seseorang dipengaruhi EQ, dan sisanya oleh IQ.

Baca Juga: Membedakan Kecerdasan vs Kelicikan, Sebuah Perbedaan Tipis dalam Sifat Manusia

Di sisi lain, pada 2018 lalu melalui situs inc.com, seorang penulis buku EQ Applied bernama Justin Bariso membeberkan ciri-ciri kecerdasan emosional. Apa saja ciri-cirinya?

1. Berpikir tentang Perasaan

Dilansir dari inc.com pada Sabtu (27/4), menurut Justin Bariso, kecerdasan emosional dimulai dengan kesadaran untuk mengenali emosi diri sendiri dan bagaimana dampaknya pada diri sendiri dan orang lain.

Kesadaran itu dimulai dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada diri sendiri seperti, "Apa kekuatan dan kelemahan emosional saya?," kemudian, "Hal apa saja yang bisa membuat saya tersinggung dan mudah marah?," atau "Bagaimana emosi yang saya rasakan memengaruhi saya dalam mengambil keputusan?"

2. Berpikir sebelum Berbicara atau Bertindak

Sebelum berbicara atau bertindak, orang yang cerdas secara emosional akan mengambil jeda dulu untuk berpikir. Ia akan berpikir apakah dia perlu merespons dengan ucapan atau tindakannya, atau sebaiknya menahan diri.

Baca Juga: Perpisahan Paling Emosional, Jordi Alba sampai Tak Kuat Menahan Tangis

Meskipun mudah secara teori, hal ini sebenarnya sulit untuk dilakukan. Namun, melatih kemampuan ini dapat membantu kita untuk menghindari mengambil keputusan secara gegabah yang mungkin saja dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain.

3. Berusaha Mengendalikan Pikiran

Kita tidak bisa mengontrol apa yang kita rasakan, tetapi kita bisa mengontrol pikiran kita. Kemampuan mengontrol pikiran membantu kita untuk tidak dikendalikan emosi, sehingga kita bisa mengendalikan respons kita terhadap hal-hal yang buruk.

4. Menerima Kritik dengan Berbesar Hati

Menerima kritik memang tidak menyenangkan, tetapi orang yang cerdas secara emosional mau menerima kritik dengan berbesar hati. Orang yang cerdas secara emosional mampu menerima kritik dan berpikir bagaimana kritik itu dapat membantunya menjadi pribadi yang lebih baik.

5. Memiliki Empati yang Tinggi

Empati merupakan kemampuan untuk memahami pikiran dan merasakan perasaan orang lain. Kemampuan ini membuat seseorang mampu memahami dan merasakan penderitaan orang lain, juga membuat seseorang jadi tidak mudah menghakimi orang lain. Alih-alih menghakimi, orang yang memiliki empati justru berusaha melihat dan memahami sudut pandang orang lain.

6. Minta Maaf

Mengucapkan kata maaf butuh keberanian. Namun, hal itu menunjukkan kerendahan hati, sebuah kualitas yang secara alami akan membuatmu lebih bernilai di mata orang lain.

Kecerdasan emosional membantu seseorang menyadari bahwa meminta maaf tidak selalu berarti mengaku salah. Keberanian untuk minta maaf menandakan kemampuan untuk mengesampingkan ego dan menghargai hubungan.

7. Memaafkan

Orang yang cerdas secara emosional juga memiliki keberanian untuk memaafkan. Daripada terus memikirkan dan menyimpan kesalahan seseorang dalam hati, orang yang cerdas secara emosional lebih memilih memaafkannya dan menatap ke depan.

Sumber: Jawapos.com

Editor : RP Rinaldi
#Kecerdasan emosi #orang cerdas #Emosional