Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

10 Amalan dengan Pahala Setara Haji dan Umrah di Awal Zulhijah

Redaksi • Sabtu, 8 Juni 2024 | 13:10 WIB
Ada 10 Amalan yang Pahalanya Setara Haji dan Umrah.
Ada 10 Amalan yang Pahalanya Setara Haji dan Umrah.

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah merupakan waktu yang sangat diutamakan untuk beribadah.

Bahkan, dalam Al-Qur’an Allah SWT telah berfirman dalam QS Al-Hajj ayat 28:

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَّعْلُومَاتٍ

Artinya: "Dan mereka yang menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah masyhur". Hari-hari masyhur yang dimaksudkan adalah 10 hari pertama bulan Dzulhijah.

Dikutip dari kemenag.go.id orang-orang yang berjuang dengan dirinya dan hartanya, tapi bukan dalam bentuk jihad, yang dimaksudkan adalah berupa 10 amalan akan mendapatkan pahala setara berhaji dan umrah. Simak penjelasan berikut ini.

1. Membantu Mencukupi Saudara yang Kurang Berkecukupan

Sayyidina Hasan bin Ali bin Abi Thalib berkata:

مشيك في حاجة أخيك المسلم خير لك من حجة بعد حجة

Artinya: “Langkahmu untuk membantu kebutuhan saudaramu adalah lebih mulia dari haji berulang ulang”.

2. Berbakti kepada Kedua Orang Tua, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:

عن أنس أن النبي صلى الله عليه وسلم وصى رجلاً ببر أمه وقال له "أنت حاج ومعتمر ومجاهد" ويعني: إذا
برها.

Dari sahabat Anas bahwa Nabi Muhammad SAW pernah berpesan kepada seseorang supaya berbakti kepada ibunya. Beliau bersabda: “Kamu seperti berhaji, berumrah, dan berjuang di jalan Allah”.

3. Menjalankan Tugas sesuai Keahliannya untuk Bangsa, Negara, dan Agama

4. Menjaga Lisan untuk Tidak Menyakiti Orang Lain

قال الفضيل بن عياض: ما حج ولا رباط ولا جهاد أشد من حبس اللسان.

Artinya: telah berkata Ibnu Iyadh bahwa tidak ada amalan haji, mengikat hewan qurban, dan jihad yang lebih berat untuk dilakukan, mengalahkan menjadi mulut dan lisan.

5. Mengerjakan Salat Isya dan Salat Subuh Berjamaah

.قال عقبة بن عبد الغافر: صلاة العشاء في جماعة تعدل حجة وصلاة الغد في جماعة تعدل عمرة

Artinya: telah berkata Ubah bin Ibnu Ghafur bahwa salat Isya berjamaah setara dengan berhaji. Sedangkan, salat subuh berjamaah setara dengan berumrah.

6. Mengerjakan Salat Subuh Berjamaah dilanjutkan Berzikir sampai Terbit Matahari dan hingga Salat Isyraq.

7. Berangkat Lebih Awal ke Masjid untuk Menunaikan Salat Jumat (sesuai Diriwayatkan oleh Said bin al-Musayyab)

8. Bersuci dari Rumah untuk Menunaikan Salat Wajib di Masjid sebagaimana hadits Nabi

عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: "من تطهر في بيته ثم خرج إلى المسجد لأداء صلاة مكتوبة فأجره مثل أجر الحاج المحرم ومن خرج لصلاة الضحى كان له مثل أجر المعتمر"

Artinya: barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian keluar rumah untuk mengerjakan salat di masjid maka​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​ ia akan mendapatkan pahala seperti mengerjakan haji sekali. Sedangkan, yang mengerjakan salat Dhuha di masjid maka mendapatkan pahala sekali umrah.

9. Berzikir Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir serta Tahlil sebanyak 33 kali Sesudah Selesai Mengerjakan Salat Wajib

Amalan ini sesuai hadits yang menceritakan orang miskin telah menghadap Nabi karena tidak punya biaya. Maka Rasulullah memerintahkannya untuk bertasbih, tahmid, takbir dan tahlil sebanyak 33 kali.

10. Puasa Tarwiyah (8 Zulhijjah) dan Puasa Arafah (9 Zulhijjah)

Amalan kesepuluh dalam bulan Dzulhijah adalah manfaatkan sebaik mungkin 10 hari di awal bulan Dzulhijah. Ya, pahalanya setara dengan haji dan umrah.

Sumber: JawaPos.com

Editor : M. Erizal
#pahala #umrah #haji #amalan #muslim