JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kemunculan lapisan bantalan ekstra yang terletak tepat di bawah kulit (lemak subkutan) disebabkan oleh perut buncit. Ini juga termasuk lemak visceral yang terletak jauh di dalam perut dan mengelilingi organ dalam.
Baca Juga: 4 Zodiak yang Suka Selingkuh dari Pasangannya
Keberadaan perut buncit ini dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, resistensi insulin dan diabetes tipe 2, kanker kolorektal, sleep apnea, tekanan darah tinggi, dan kematian dini. Dikutp dari Hallodoc, buat Anda para pria, simak selengkapnya tips menghilangkan perut buncit!
Kombinasi Olahraga dan Makanan Sehat untuk Menghilangkan Perut Buncit
Menghilangkan perut buncit tidak bisa hanya dilakukan lewat sit up ataupun latihan yang menargetkan otot perut. Menghilangkan lemak visceral membutuhkan kombinasi antara diet dan strategi olahraga. Apa saja tipsnya?
1. Makan makanan yang sehat
Fokuslah pada makanan nabati seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Pilih sumber protein tanpa lemak seperti ikan dan produk susu rendah lemak. Kemudian batasi konsumsi lemak jenuh yang biasa ditemukan dalam daging olahan dan produk susu tinggi lemak, seperti keju dan mentega. Pilihlah lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda dalam jumlah sedang yang ditemukan pada ikan, kacang-kacangan dan minyak nabati tertentu.
2. Jaga porsi makan tetap terkendali
Meski menu makan yang dikonsumsi sehat, bukan berarti kamu bisa makan dengan seenaknya. Kamu tetap perlu menjaga porsi makan sesuai dengan kebutuhan. Makan berlebih hanya akan menjadikan kebiasaan pola makan tak sesuai dengan kebutuhan tubuh.
3. Hindari minuman manis
Sebagai gantinya, minumlah air putih. Minum minuman manis hanya akan menambah lemak dan asupan kalori harian. Ini biasa terjadi ketika kamu minum kopi, teh, ataupun minuman berperasa lainnya.
4. Sertakan aktivitas fisik dalam rutinitas harian
Baca Juga: Parkir di Jalan HR Soebrantas Dikeluhkan
Anda direkomendasikan untuk melakukan aktivitas fisik setidaknya selama 150 menit dalam seminggu. Bisa pula aktivitas aerobik berat seperti lari, setidaknya 75 menit seminggu. Selain itu, latihan kekuatan dianjurkan setidaknya dua kali seminggu. Jika ingin menurunkan berat badan atau memenuhi tujuan kebugaran tertentu, Anda perlu berolahraga lebih banyak.
Inilah Penyebab Perut Buncit dan Kriteria “Red Flag”
Pertambahan berat badan termasuk juga perut buncit dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kalori yang dikonsumsi, kalori yang dibakar, dan usia. Jika Anda makan terlalu banyak dan berolahraga terlalu sedikit, Anda cenderung menambah berat badan, termasuk lemak perut.
Bertambahnya usia juga memiliki peran penting terhadap pertambahan lemak. Seiring pertambahan umur, Anda akan kehilangan massa otot, terutama jika Anda tidak aktif secara fisik.
Kehilangan massa otot dapat mengurangi seberapa cepat tubuh menggunakan kalori, yang dapat membuatnya lebih sulit untuk mempertahankan berat badan yang ideal. Pria berusia 50-an membutuhkan sekitar 200 kalori lebih sedikit setiap harinya ketimbang pria usia 30-an.
Gen juga dapat berkontribusi pada peluang Anda mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, serta bagaimana tubuh menyimpan lemak. Menyeimbangkan kalori yang dikonsumsi dengan aktivitas dapat membantu mencegah penambahan berat badan, terlepas dari usia dan kondisi genetik.
Minum alkohol berlebih juga dapat membuat perut buncit karena kalori yang terkandung di dalamnya. Supaya tahu apakah Anda memiliki terlalu banyak lemak di perut atau tidak, Anda bisa mengukur pinggang.
Tarik pita pengukur sampai pas di sekitar pinggang, tapi jangan sampai menekan kulit. Rileks, embuskan napas dan ukur pinggang, jangan menahan napas. Untuk pria, ukuran pinggang lebih dari 102 cm menunjukkan konsentrasi lemak perut yang tidak sehat dan risiko masalah kesehatan yang lebih besar. Itulah informasi mengenai tips menghilangkan perut buncit pada pria.***
Sumber: Hallodoc
Editor : RP Edwar Yaman