Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Menurut Psikologi agar Kamu Tidak Diremehkan Orang Lain, Hindari 7 Kalimat atau Kata Berikut Ini

Redaksi • Minggu, 7 Juli 2024 | 07:15 WIB

Ilustrasi seseorang diremehkan oleh orang lain.
Ilustrasi seseorang diremehkan oleh orang lain.
 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kata-kata ternyata mempunyai sebuah kekuatan yang luar biasa. Psikologi komunikasi mengajarkan kepada kita bahwa hal yang kita ucapkan bukan hanya sebagai penyampaian pesan, namun bisa mencerminkan pikiran dan niat kita.

Seringkali kita tidak menyadari bahwa kata-kata yang kita ucapkan dapat mempengaruhi persepsi atau cara pandang orang lain terhadap kita. Ucapan sederhana seperti “mungkin” dapat menimbulkan keraguan yang mendalam di hati orang lain.

Dilansir dalam Jawapos.com via Inc.com, Ahad (7/7/2024), menyatakan bahwa, jika tidak ingin diremehkan orang lain atau tidak dipercaya maka jangan buat dirimu tidak yakin dengan diri sendiri. Kata-kata yang kamu pilih dapat memancarkan kepercayaan atau malah membuat terlihat lemah.Baca Juga: Euro 2024 Jerman: Belanda Tantang Inggris di Semifinal Usai Comeback Lawan Turki

7 Kata yang Dilarang Diucapkan Agar Tidak Diragukan Orang Lain

1. Mungkin atau Kayaknya

Sering kali kita menggunakan kata “mungkin” di percakapan dalam sehari-hari tanpa kita sadari dampak yang timbul. Ternyata menggunakan kata ini adalah bentuk keraguan dan ketidakyakinan kita atas apa yang kita ucapkan.

Penggunaan kata yang tidak menyakinkan yang bisa membuat orang lain meragukan kompetensi kita. Menurut sebuah artikel di Forbes, menggunakan kata-kata yang menunjukkan keraguan bisa merusak kredibilitas kita di mata orang lain.

2. Aku tidak tahu

Pernahkah kamu mengucapkan kata ini secara berulang saat membahas sesuatu dengan orang lain?, ternyata kata ini jika sering digunakan akan menimbulkan kita untuk diremehkan.

“Gak tahu” menunjukkan kurangnya pengetahuan atau ketidakpercayaan diri. Harvard Business Review menyarankan untuk menghindari frasa ini dengan menggantinya dengan sesuatu yang lebih proaktif, seperti “Biarkan saya mencari tahu untuk Anda.”Baca Juga: Lembaga Falakiyah PBNU Umumkan 1 Muharram 1446 H Jatuh Hari Senin karena Hilal Tak Terlihat

3. “Maaf” yang berlebihan

Tak ada salahnya dengan kata maaf namun, jika mengucapkan terlalu sering disaat kita tidak sedang bersalah itu bisa menurunkan otoritas  dan terlihat lemah. Contoh saat terlambat ganti maaf saya terlambat ganti dengan terima kasih sudah menungguku dalam waktu lama.

Penelitian dari University of Waterloo menemukan bahwa meminta maaf terlalu sering, terutama untuk hal-hal kecil, bisa membuat kita terlihat kurang percaya diri. Gunakan permintaan saat momen tertentu saja, misal ada kesalahan.

4. Saya Akan Melakukannya

Kata-kata ini mengecilkan apa yang kita katakan atau lakukan, seolah-olah kita akan menjadi pesuruh. Kata ini akan membuat kita selalu menjadi sukarelawan dan akan selalu diingat saat orang lain membutuhkan bantuan.

Bagi kita yang menjadi people pleaser saat pertama kali mengeluarkan kata itu, kuta akan terus menerus melakukanya. Psychology Today mencatat bahwa kata-kata yang merendahkan diri sendiri dapat mempengaruhi bagaimana orang lain memandang nilai pekerjaan kita.

5. “Saya rasa…”

Menggunakan frasa ini bisa membuat kita terdengar ragu-ragu dan tidak yakin pada pendapat kita sendiri. Jika kata-kata tersebut kita ucapkan akan terdengar tidak menyakinkan dan ragu terhadap pendapat yang kita buat.

Bahasa yang menunjukkan ketidakpastian bisa mengurangi pengaruh dan otoritas kita dalam situasi profesional. Cobalah untuk menghapus kata itu menjadi “Ini adalah hal yang harus kita lakukan” daripada “saya rasa ini hal yang harus kita lakukan,” karena terdengar tidak yakin.

6. “Kalau boleh”

Kata “kalau boleh” seperti ucapan untuk meminta izin orang lain untuk melakukan sesuatu. Permintaan itu terdengar kamu seolah merendahkan dan meragukan dirimu sehingga orang lain akan beranggapan sama.

Menunjukkan seakan-akan kita tidak punya hak untuk berbicara atau berpendapat. Menurut The Muse, terlalu sering meminta izin untuk berbicara bisa membuat kita terlihat kurang percaya diri dan tegas .

7. Terserah

Sering kali disebut oleh semua orang dalam keseharian nya, namun cobalah untuk mengurangi kata ini. Ketika kamu dihadapkan sebuah pilihan coba lah untuk memilih bukan menjawab kata terserah dengan mengucap kata tersebut akan terdengar seperti tidak punya tujuan dan pilihan.

Jika sering diucapkan kita akan terdengar seperti tidak punya pendirian sehingga orang lain akan meragukan dan meremehkan diri kita. Cobalah untuk mengambil keputusan ketika dihadapkan sebuah pilihan jangan menjawab terserah.

Tujuh kata di atas mungkin sering kita ucapkan atau mendengarnya, cobalah untuk mengurangi kata tersebut agar diri kita tidak dianggap sepele dan diragukan oleh orang lain. Percaya diri adalah kunci terpenting agar kita todak di remehkan.***

 

Editor : RP Edwar Yaman
#kalimat #komunikasi #Diremehkan #psikologi