JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pembengkakan di pergelangan kaki saat hamil umum terjadi, tetapi ada cara sederhana yang dapat membantu mengurangi keluhan ini agar tetap nyaman beraktivitas.
Pembengkakan pergelangan kaki saat hamil terjadi akibat peningkatan volume cairan tubuh dan tekanan rahim terhadap pembuluh darah.
Memahami penyebab dan solusi praktis bisa mencegah kondisi memburuk dan menjaga kenyamanan selama masa kehamilan.
Berikut 7 cara mengurangi bengkak di pergelangan kaki saat hamil agar lebih nyaman beraktivitas sehari-hari dilansir dari laman Mayo Clinic, Ahad (31/8/2025):
1. Kurangi Waktu Berdiri Lama
Berdiri terlalu lama bisa memperparah pembengkakan kaki karena aliran darah menjadi lambat. Batasi waktu berdiri dalam aktivitas harian dan beristirahatlah secara berkala.
Saat duduk, usahakan kaki tetap dalam posisi sedikit terangkat agar sirkulasi lancar. Gunakan sandaran kaki atau bangku kecil untuk menopang kaki saat bekerja atau bersantai.
2. Posisi Tidur Miring ke Kiri
Tidur miring ke kiri membantu mengurangi tekanan rahim terhadap vena kava inferior. Posisi ini mempermudah aliran darah kembali ke jantung dan mengurangi penumpukan cairan.
Letakkan bantal di antara lutut dan bawah betis agar kaki tetap sejajar dan nyaman. Jika terasa berat, gunakan bantal hamil berbentuk U untuk menopang seluruh tubuh.
3. Gunakan Stoking Kompresi
Stoking kompresi menjaga tekanan di kaki agar darah tidak menggenang di bawah. Pilih stoking dengan tekanan ringan hingga sedang, sesuai saran tenaga medis.
Gunakan stoking sejak pagi hari sebelum pembengkakan muncul dan lepas saat tidur malam. Pastikan ukurannya pas dan tidak menyempit di bagian ujung agar tidak menyebabkan ketidaknyamanan.
4. Berendam atau Jalan di Kolam
Aktivitas ringan di air membantu mengurangi tekanan pada jaringan kaki. Air memberikan tekanan lembut yang mendorong cairan kembali ke bagian atas tubuh.
Berjalan pelan-pelan di kolam setinggi pinggang selama 15–20 menit sudah cukup bermanfaat. Lakukan 2–3 kali seminggu untuk hasil optimal dan relaksasi tambahan.
5. Gerakkan Kaki Secara Aktif
Gerakan sederhana dapat memperlancar aliran darah dan menghindari kekakuan. Putar pergelangan kaki searah dan berlawanan jarum jam secara rutin saat duduk.
Lakukan peregangan betis dengan menekuk dan meluruskan kaki setiap 2 jam. Bisa dilakukan sambil menonton televisi atau bekerja di meja agar tetap produktif.
6. Pilih Pakaian Longgar Tanpa Tali Ketat
Pakaian ketat dapat menekan pembuluh darah dan memperlambat sirkulasi. Hindari celana atau kaus kaki dengan karet di pergelangan kaki atau betis.
Gunakan pakaian longgar berbahan lembut yang memungkinkan sirkulasi udara dan darah. Saat di rumah, pilih daster atau celana berbahan elastis ringan tanpa pinggang karet ketat.
7. Tetap Cukup Minum Air Putih
Asupan cairan tetap dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan dan mencegah retensi. Disarankan minum setidaknya 10 gelas atau sekitar 2,3 liter air per hari selama kehamilan.
Kurang minum justru bisa memperparah pembengkakan karena tubuh menahan lebih banyak air. Gunakan botol ukur 500 ml untuk memastikan jumlah konsumsi harian tercapai.
Mengurangi bengkak di pergelangan kaki saat hamil membantu menjaga kenyamanan dan mencegah gangguan kesehatan serius.
Editor : Eka G Putra