Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ingat! Kaca Spion Kurangi Blind Spot saat Berkendara, Ini Cara Lain yang Perlu Diketahui

Redaksi • Sabtu, 20 September 2025 | 13:43 WIB
Ilustrasi blind spot saat mengendarai mobil.
Ilustrasi blind spot saat mengendarai mobil.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Memastikan perjalanan Anda selalu aman, baiknya pahami dulu cara mengurangi titik buta (blind spot) saat mengemudikan mobil maupun motor.

Blind spot adalah area sulit dijangkau oleh pandangan mata langsung dan kaca spion, menjadikannya penyebab utama banyak kecelakaan di jalan. Makanya mulailah mengatur spion Anda hingga perhatikan kondisi di sekitar. Dengan demikian ini akan sangat membantu memperluas area pandangmu.

Laman Suzuki Indonesia mencatat ada 5 cara yang bisa dilakukan menghindari risiko dan berkendara dengan lebih tenang lantaran menghindari blind spot. Apa saja, yok simak ulsannya.

​1. Selalu Berada di Zona Terbuka dan Aman
​Selalu hindari berkendara di 'celah' atau di antara dua kendaraan, terutama yang berukuran besar seperti truk dan bus. Berada di area ini akan membuatmu terhimpit dan sangat sulit terlihat oleh pengemudi lain.

Kondisi ini tentu saja meningkatkan risiko kecelakaan. Sebaliknya, usahakan untuk selalu berada di zona terbuka di mana Anda bisa terlihat dengan jelas dan memiliki ruang gerak yang cukup.

2. Atur Kaca Spion dengan Benar sebelum Berangkat
Pastinya, kaca spion adalah 'mata' tambahan Anda di jalan. Sebelum mulai berkendara, selalulah memeriksa dan mengatur posisi ketiga spion Anda (dua di samping dan satu di dalam) dengan tepat.

Atur spion samping agar Anda bisa melihat sedikit sisi belakang kendaraan dan sebagian besar area di samping. Sementara itu, spion tengah harus diatur agar bisa melihat seluruh bagian kaca belakang. Pengaturan yang benar akan sangat meminimalkan area titik buta.

​3. Perhatikan Kondisi Jalan dan Jaga Jarak Aman
​Kondisi jalan sangat memengaruhi blind spot. Saat jalanan macet atau ramai, jangan berkendara dengan kecepatan tinggi. Selalu perhatikan kondisi sekitar dan jaga jarak aman dengan kendaraan lain.

Saat di dekat kendaraan yang lebih besar, seperti truk atau bus, sebaiknya beri ruang lebih dan jangan terlalu dekat. Ini untuk memastikan pengemudi kendaraan besar tersebut bisa melihat posisimu dan tidak terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan.

4. Pasang Kaca Tambahan untuk Memperluas Area Pandang
Jika Anda merasa area pandang dari spion standar masih kurang, menambahkan kaca tambahan bisa jadi solusi. Kaca tambahan ini biasanya berbentuk cembung yang bisa memperluas sudut pandangmu secara signifikan.

Namun, perlu diingat bahwa bayangan yang terlihat di cermin cembung akan tampak lebih jauh dari jarak aslinya. Pasang kaca tambahan ini di bagian atas atau bawah spion utama untuk menjangkau area yang tidak terlihat.

5. Beri Tanda atau Peringatan kepada Pengemudi Lain
​Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Anda bisa membantu pengemudi lain dengan memberi tanda saat akan menyalip atau berpindah jalur, misalnya dengan menyalakan lampu sein.

Tanda ini akan membantu pengemudi di belakangmu mengetahui posisimu dan meminimalkan risiko kecelakaan akibat titik buta. Menggunakan klakson juga bisa menjadi peringatan efektif dalam situasi tertentu.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
#blind spot #kaca spion #berkendara