Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

8 Bagian Mobil Ini Diam-diam Kerja Keras saat Musim Hujan, Jangan Diabaikan Jika Tak Mau Celaka

Redaksi • Kamis, 2 April 2026 | 16:18 WIB
ilustrasi mobil yang wangi. (Freepik)
ilustrasi mobil yang wangi. (Freepik)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Ternyata ada beberapa komponen mobil yang harus bekerja lebih keras dari biasanya demi menjaga keselamatan kamu selama berkendara saat hujan tiba. Jika diabaikan, risiko seperti rem kurang pakem, ban selip, hingga kaca berembun bisa terjadi kapan saja. 

Untuk itu perlu kiranya, memastikan bagian-bagian vital mobil tetap dalam kondisi prima sebelum dan selama musim hujan. Berikut 8 bagian mobil yang diam-diam kerja saat musim hujan seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Sistem Pengereman
Di jalan basah, performa rem benar-benar diuji. Permukaan licin membuat jarak berhenti jadi lebih panjang, sehingga sistem pengereman harus dalam kondisi terbaik. Kalau kampas rem sudah menipis, daya cengkeramnya akan berkurang dan bisa berbahaya.

Baca Juga: Pakai Teknik Engine Brake Bantu Kurangi Laju Motor Matic Anda saat Lewati Turunan, Lebih Aman dan Rem Tidak Cepat Panas

Kamu juga perlu memperhatikan minyak rem dan sistem hidroliknya. Jika pedal terasa dalam atau seperti "kosong", bisa jadi ada masalah seperti kebocoran. Jangan tunggu sampai gagal fungsi, lebih baik cek dan servis sejak awal.

2. AC
Selain bikin kabin nyaman, AC juga berperan penting menjaga udara tetap kering. Saat AC menyala, kelembaban dalam mobil berkurang sehingga kaca tidak mudah berembun.

Kalau AC mulai kurang dingin atau muncul bau tidak sedap, itu tanda perlu perawatan. Kamu bisa mulai dengan mengganti filter kabin dan membersihkan evaporator agar performanya kembali optimal.

Baca Juga: Bosan Sering Ganti-ganti Wiper! Ini Tips Memilih Wiper Mobil agar Tahan Lama

3. Wiper dan Cairan Washer
Saat hujan turun deras, visibilitas jadi faktor utama keselamatan. Wiper berfungsi menyapu air dari kaca depan agar pandangan kamu tetap jelas. Tapi kalau karetnya sudah keras, retak, atau tidak lentur, hasilnya malah bikin kaca makin buram bahkan bisa menggores permukaan kaca.

Selain itu, jangan remehkan cairan washer. Air biasa tidak cukup efektif membersihkan kotoran seperti minyak atau sisa getah yang terbawa hujan. Pastikan tangki washer selalu terisi cairan khusus agar kaca tetap bersih maksimal saat dibutuhkan.

4. Kaki-Kaki
Jalan berlubang yang tertutup air sering jadi "jebakan" saat musim hujan. Di sinilah sistem kaki-kaki bekerja ekstra keras untuk menjaga kenyamanan dan kestabilan mobil.

Baca Juga: Agung Toyota Pekanbaru Gelar Gathering Sambut Veloz Hybrid EV Lintas Nusa di Riau

Shockbreaker yang lemah akan membuat mobil terasa limbung. Selain itu, komponen seperti tie rod dan ball joint juga harus dicek. Jika kamu mulai merasakan getaran di setir atau mendengar bunyi aneh, itu bisa jadi tanda ada masalah di bagian ini.

5. Ban
Ban adalah satu-satunya bagian mobil yang bersentuhan langsung dengan jalan. Saat hujan, perannya jadi jauh lebih penting karena menentukan traksi kendaraan. Ban yang sudah aus atau gundul sangat berisiko menyebabkan aquaplaning, kondisi di mana mobil seperti "mengapung" di atas air.

Pastikan alur ban masih cukup dalam (minimal sekitar 1,6 mm) dan tidak ada retakan atau benjolan di sisi ban. Tekanan angin juga wajib dicek rutin karena perubahan suhu bisa memengaruhi stabilitasnya.

Baca Juga: Kronologi Insiden Mobil Wakil Ketua DPRD Bengkalis Ditabrak hingga Terbalik, Sopir Penabrak Diduga Hilang Kendali Akibat Microsleep

6. Pelindung Anti-Karat
Air hujan tidak hanya membawa air, tapi juga kotoran dan zat yang bisa memicu karat, apalagi kalau kamu sering melewati genangan atau banjir. Bagian kolong mobil jadi area yang paling rentan terkena dampaknya.

Setelah berkendara di kondisi basah, sebaiknya kamu tidak hanya mencuci bagian luar mobil. Semprot juga bagian bawah mobil dengan air bertekanan tinggi untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Kalau ingin perlindungan lebih maksimal, kamu bisa mempertimbangkan pelapisan anti-karat (undercoating) agar mobil tetap awet.

7. Sistem Kelistrikan dan Lampu
Kelembaban tinggi saat musim hujan bisa memicu masalah pada sistem kelistrikan. Kabel yang terkelupas atau sambungan yang lembab berisiko menyebabkan korsleting. Karena itu, kamu perlu memastikan semua kabel dalam kondisi baik.

Baca Juga: Warga Dumai Dapat Hadiah Mobil Listrik dari Telkomsel

Aki juga harus diperhatikan, terutama bagian terminalnya. Jika ada korosi atau kerak putih, segera bersihkan agar aliran listrik tetap lancar. Jangan lupa cek semua lampu, lampu depan, belakang, rem, dan sein harus menyala sempurna karena visibilitas sangat terbatas saat hujan.

8. Defogger
Kaca mobil yang berembun bisa muncul tiba-tiba saat hujan, terutama karena perbedaan suhu antara dalam dan luar kabin. Kondisi ini sangat mengganggu pandangan, bahkan berbahaya jika dibiarkan.

Defogger membantu mengatasi masalah ini. Di kaca depan biasanya dibantu aliran AC, sedangkan kaca belakang memiliki pemanas berupa garis tipis. Pastikan fitur ini berfungsi dengan baik agar kamu tetap bisa melihat kondisi di belakang dengan jelas.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
#sistem pengereman #ban mobil #musim hujan