JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Ternyata banyak pemilik mobil tidak paham dengan saluran air di kendaraannya. Umumnya pemilik hanya fokus pada bagian mesin dan tampilan luar saja.
Perlu diingat bahwa saluran air akan menjaga kenyamanan dan ketahanan mobil, terutama saat musim hujan dan kondisi lembab. Makanya perawatan berkala perlu terus dilakukan.
Interior akan basah, keluar bau tidak sedap dan visibilitas terganggu saat Anda berkendara jika sistem saluran air bermaslah. Suzuki Indonesia pun memberikan 5 peran krusial fungsi penting saluran air pada eksterior mobil.
1. Membantu Sirkulasi Udara saat Mobil Diam
Saluran air berperan menjaga sirkulasi udara di dalam mobil, terutama saat kendaraan diparkir lama dalam kondisi lembab atau hujan. Dengan aliran air lancar dan tidak menggenang, ventilasi di sekitar pintu dan kaca tetap terjaga.
Udara di dalam kabin jadi tidak terasa pengap dan kelembaban ditekan. Mobil tetap nyaman saat digunakan kembali dalam kondisi apapun.
2. Melindungi Interior dari Rembesan Air
Fungsi utama saluran air adalah mengarahkan air hujan agar tidak masuk ke kabin. Air yang jatuh di atap dan kaca dialirkan melalui jalur khusus menuju bagian bawah mobil, lewat pilar A dan pilar C.
Baca Juga: Cara Isi Air Radiator saat Mobil Mengalami Overheat, Ingat! Jangan Asal Buka Kalau Tak Mau Celaka
Jika saluran ini tidak bekerja dengan baik, air bisa menyusup lewat celah pintu atau kaca. Akibatnya, karpet, jok, dan dashboard bagian dalam mobil jadi lembab dan basah. Kondisi ini tidak hanya merusak tampilan, tapi juga bisa memicu jamur dan bau apek sulit dihilangkan.
3. Menjaga Kebersihan dan Tampilan Bodi Mobil
Setelah hujan, percikan air bercampur lumpur sering menempel di bodi mobil. Saluran air mengalirkan air langsung ke bawah, bukan menyebar ke seluruh permukaan pintu.
Kotoran jadi tidak terlalu menempel dan lebih mudah dibersihkan. Ini membantu menjaga cat mobil tetap bersih dan mengkilap lebih lama tanpa usaha ekstra saat mencuci.
Baca Juga: Bosan Sering Ganti-ganti Wiper! Ini Tips Memilih Wiper Mobil agar Tahan Lama
4. Mengurangi Risiko Kaca Berembun
Embun di kaca mobil muncul karena perbedaan suhu antara bagian dalam dan luar. Saluran air yang berfungsi optimal membantu mencegah air menumpuk di sekitar kaca tersebut.
Ketika area karet dan celah kaca tetap kering, risiko rembesan air ke kabin juga berkurang. Dengan kelembaban terkontrol, kaca mobil tidak mudah berembun dan pandangan tetap jelas dan aman.
5. Menjaga Kebersihan dan Tampilan Bodi Mobil
Setelah hujan, percikan air bercampur lumpur sering menempel di bodi mobil. Saluran air mengalirkan air langsung ke bawah, bukan menyebar ke seluruh permukaan pintu.
Kotoran jadi tidak terlalu menempel dan lebih mudah dibersihkan. Ini membantu menjaga cat mobil tetap bersih dan mengkilap lebih lama tanpa usaha ekstra saat mencuci.
6. Meredam Suara Bising Saat Hujan
Hujan deras menimbulkan suara berisik dari percikan air di atap dan bodi mobil. Desain saluran air yang baik sangat membantu agar aliran air teratur dan tidak memantul sembarangan.
Suara air yang masuk ke kabin jadi lebih halus dan tidak mengganggu. Perjalanan tetap nyaman meski hujan deras turun.
Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi