JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Hati-hati memakai klakson mobil di motor Anda. Suara yang dihasilkan memang garang, namun ingat, aki akan cepat soak.
Penggunaan klakson mobil pada motor justru berpotensi merusak berbagai komponen penting. Sekilas terlihat sepele, tapi keputusan ini ternyata bisa membawa dampak yang tidak kecil.
Mulai dari kelistrikan hingga biaya perawatan yang membengkak, semua bisa terjadi jika kamu memaksakan komponen yang tidak sesuai peruntukannya. Jika ingin memaksa juga, Anda harus menambah reley atau penguat daya.
Baca Juga: ALAMAAAK!!! Klakson Oplet
Berikut 6 efek negatif yang perlu kamu tahu sebelum terlanjur memasang klakson mobil di motor Anda seperti dirangkum dari laman Astra Motor!
1. Merusak Sistem Kelistrikan Motor
Arus listrik yang terlalu besar akan membebani sistem kelistrikan motor secara keseluruhan. Kondisi ini makin parah jika kamu juga memasang aksesori lain seperti lampu tambahan atau alarm. Kabel dan komponen kelistrikan dipaksa bekerja di luar batas normal, sehingga berisiko mengalami kerusakan seperti kabel meleleh atau sekering putus.
2. Perlu Tambahan Komponen
Agar klakson mobil bisa bekerja di motor, biasanya kamu perlu menambahkan relay atau alat penguat daya lainnya. Memang, suara klakson bisa jadi lebih optimal, tapi ini bukan berarti sistem jadi aman. Justru sebaliknya, jika pemasangan tidak tepat, relay bisa cepat rusak atau bahkan memicu korsleting yang berbahaya.
Baca Juga: Jangan Lupa Ganti Oli Mobil! Inilah 4 Bahaya Besar yang Terjadi jika Sampai Anda Sepelekan
3. Aki Cepat Soak atau Drop
Perbedaan kebutuhan daya antara klakson mobil dan motor sangat jauh. Klakson motor umumnya hanya membutuhkan sekitar 3–7 ampere, sedangkan klakson mobil bisa mencapai 30–70 ampere.
Ketika kamu memaksakan penggunaan klakson mobil, aki motor yang kapasitasnya lebih kecil akan bekerja ekstra keras. Akibatnya, daya cepat terkuras dan umur aki jadi jauh lebih pendek, bahkan bisa rusak dalam hitungan bulan.
4. Membuat Biaya Perawatan Bengkak
Kerusakan aki, relay yang harus sering diganti, hingga potensi masalah pada kabel akan membuat biaya perawatan meningkat. Kamu mungkin harus lebih sering ke bengkel untuk memperbaiki masalah yang muncul.
Baca Juga: Cara Isi Air Radiator saat Mobil Mengalami Overheat, Ingat! Jangan Asal Buka Kalau Tak Mau Celaka
5. Tidak Efisien Saat Mesin Mati
Membunyikan klakson saat mesin mati sebenarnya sudah tidak disarankan, apalagi jika kamu menggunakan klakson mobil. Konsumsi daya yang besar akan langsung menguras aki tanpa ada suplai dari mesin. Jika sering dilakukan, bukan tidak mungkin motor kamu tiba-tiba mogok karena aki kehilangan daya untuk menyalakan mesin.
6. Performa Tidak Jauh Berbeda dari Klakson Motor Berkualitas
Banyak yang mengira klakson mobil pasti jauh lebih keras. Faktanya, menurut banyak mekanik, perbedaannya tidak terlalu signifikan dibandingkan klakson motor berkualitas tinggi.
Bahkan, beberapa klakson aftermarket khusus motor bisa menghasilkan suara yang sama nyaringnya tanpa harus mengorbankan sistem kelistrikan. Dengan memilih klakson yang memang dirancang untuk motor, kamu bisa menghindari pengeluaran tambahan yang sebenarnya tidak perlu.
Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi