Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Bau Sepatu Disebabkan Keringat Bercampur Bakteri, Lakukan Cara Ini agar Tetap Segar dan Nyaman

Redaksi • Jumat, 1 Mei 2026 | 09:24 WIB
Ilustrasi sepatu bersih dan bebas bau setelah dirawat. (Freepik)
Ilustrasi sepatu bersih dan bebas bau setelah dirawat. (Freepik)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Sepatu lembap yang dipakai seharian dapat memicu bau tidak sedap. Masalahnya memang sepele, namun terkadang jadi mengganggu.

Bau pada sepatu biasanya disebabkan keringat bercampur dengan bakteri atau jamur. Kalau dibiarkan, bukan cuma bikin nggak nyaman, tapi juga bisa berdampak pada kesehatan kaki.

Bau tak sedap pada sepatu muncul ketika kelembapan dari keringat menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur. Kondisi ini makin parah jika sepatu jarang dijemur atau langsung disimpan dalam keadaan lembap.

Baca Juga: Terong Belanda Kurangi Resiko Penyakit Jantung, punya Segudang Manfaat  untuk Kesehatan, Ini Khasiat Lainnya

Bahan sepatu dan kaos kaki juga berpengaruh. Sepatu dengan sirkulasi udara buruk cenderung lebih mudah menimbulkan bau.

Kabar baiknya, ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk mengatasi bau sepatu. Supaya sepatu tetap segar dan nyaman dipakai, coba beberapa cara berikut ini.

Hindari memakai sepatu yang sama setiap hari. Memberi jeda penggunaan membuat sepatu punya waktu untuk kering sempurna. Kalau masih membandel, gunakan semprotan antibakteri khusus sepatu untuk membantu membasmi kuman penyebab bau.

Baca Juga: Atlet Sepatu Roda Rokan Hilir Borong 20 Medali di Ajang Pekopi 2026

Rutin cuci sepatu bisa jadi langkah penting. Dengan membersihkan sepatu, kotoran dan bakteri penyebab bau bisa ikut terangkat. Gunakan sabun lembut dan pastikan sepatu benar-benar kering sebelum dipakai lagi. Menjemur sepatu di bawah sinar matahari juga efektif membunuh bakteri dan jamur.

Angin-anginkan agar tidak lembap. Mengganti kaos kaki setiap hari. Kaos kaki bersih membantu mengurangi penumpukan keringat dan bakteri di dalam sepatu. Kalau butuh solusi praktis, kamu bisa menaburkan baking soda atau bedak tabur ke dalam sepatu. Bahan ini membantu menyerap bau sekaligus kelembapan secara alami.

Selain itu, kantong teh kering atau arang aktif juga bisa dimanfaatkan sebagai penyerap bau. Tinggal letakkan di dalam sepatu saat tidak digunakan.

Baca Juga: Pakai Teknik Engine Brake Bantu Kurangi Laju Motor Matic Anda saat Lewati Turunan, Lebih Aman dan Rem Tidak Cepat Panas

Memilih sepatu dengan bahan yang mampu menyerap keringat juga bisa jadi solusi jangka panjang. Bahan seperti kanvas atau kulit biasanya lebih "bernapas" dibandingkan bahan sintetis.

Menjaga sepatu tetap bersih sebenarnya bukan hal sulit, asal dilakukan secara rutin. Dengan sedikit perhatian, sepatu favoritmu bisa tetap nyaman dipakai tanpa gangguan bau. Karena dari hal kecil seperti ini, rasa percaya diri juga ikut terjaga.

Selain merawat sepatu, kebersihan kaki juga harus diperhatikan. Pastikan kaki dalam kondisi bersih dan kering sebelum memakai sepatu. Simpan sepatu di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik agar tidak lembap. Kalau bau tetap muncul meski sudah mencoba berbagai cara, bisa jadi ada masalah pada kesehatan kaki, seperti infeksi jamur. Kondisi ini sebaiknya segera ditangani agar tidak semakin parah.

Sumber: Pojoksatu.id

Editor : Rinaldi
#bau sepatu #keringat #tips kesehatan #bakteri