Demi Kesehatan Mental, Kenali 5 Tanda Burnout, Salah Satunya Kerap Merasa Lelah Terus Menerus Meski Cukup Tidur

Redaksi • Dipublikasikan Minggu, 24 Mei 2026 | 11:34 WIB
Ilustrasi orang kelelahan dan stres. (Pexels/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi orang kelelahan dan stres. (Pexels/Andrea Piacquadio)

 
RIAUPOS.CO – Burnout merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi kelelahan ekstrem secara fisik, mental, dan emosional akibat stres berkepanjangan.

Burnout paling sering dipicu oleh pekerjaan, seperti tekanan, beban kerja, atau tuntutan yang berlebihan di tempat kerja, tetapi juga bisa terjadi akibat aktivitas sehari-hari lainnya.

Burnout bukan hanya istilah yang terkenal di media sosial, hal itu dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan kesejahteraan siapa pun.

Baca Juga: Jus Jambu Biji Tinggi Kandungan Vitamin C, Ketahui 10 Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh

Dari pekerjaan korporat hingga pekerjaan sampingan, banyak orang menghadapi burnout dan kelelahan di usia yang terlalu muda.

Memahami tanda-tanda awal burnout akan membantu Anda mencegah kelelahan sejak dini sehingga perlu istirahat demi kesehatan mental.

Berikut lima tanda-tanda awal burnout  seperti dilansir dari English jagran: 

Baca Juga: Pasokan Listrik BUMD Tuah Sekata Masih Aman, PLN Jadwalkan Pemadaman hingga 5 Jam di Pangkalan Kerinci

1. Mati rasa atau mudah tersinggung

Biasanya, burnout bermanifestasi dalam bentuk kurangnya emosi. Anda tidak lagi merasa gembira saat melakukan sesuatu yang menarik, sementara gangguan sepele dapat menyebabkan serangan amarah.

Menangis, tertawa, dan bersenang-senang dengan teman-teman menjadi sulit karena stres terus-menerus, yang berdampak negatif pada pusat emosi dan sistem penghargaan otak.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasikan Tiga Regulasi Strategis Inhil

2. Merasa lelah terus-menerus meski cukup tidur

Jika Anda merasa terus-menerus lelah meskipun sudah cukup tidur, itu seharusnya menjadi tanda kelelahan mental.

Meskipun kelelahan adalah kurangnya energi, burnout dapat menyebabkan bangun tidur dengan perasaan lemas, mengalami penurunan energi di siang hari yang tidak dapat diatasi, dan penurunan fungsi kognitif.

Baca Juga: Baharuddin Sidi Biditek Jemaah Haji Riau Wafat di Makkah, Kemenhaj Riau Pastikan Hak Jemaah Dipenuhi

Beberapa orang terbiasa mengandalkan kafein atau tidur siang singkat, inilah saatnya untuk mengisi ulang energi mental.

3. Gejala fisik tanpa penyebab medis

Gejala yang muncul akibat burnout meliputi sakit kepala, masalah pencernaan, nyeri otot, peningkatan frekuensi sakit, serta perubahan kebiasaan makan dan penambahan/penurunan berat badan.

Baca Juga: Hingga April 2026, Pegadaian Kelola 145 Ton Ekosistem Emas

Ini berarti Anda mengalami stres dalam hidup yang memengaruhi tubuh melalui sistem kekebalan tubuh dan saluran pencernaan.

4. Penurunan produktivitas dan penundaan

Ketika tugas-tugas yang sebelumnya Anda anggap mudah menjadi semakin sulit dan Anda kesulitan menyelesaikannya, itu bukan karena Anda tidak ingin bekerja.

Baca Juga: Hingga April 2026, Pegadaian Kelola 145 Ton Ekosistem Emas

Dalam banyak kasus, banyak orang menderita kecemasan performa, yang disebabkan oleh perbandingan terus-menerus di media sosial sehingga menjadi kurang produktif dan fokus.

5. Meningkatnya sikap sinis dan ketidakpedulian

Keterasingan dari pekerjaan, sekolah, atau orang-orang di sekitar Anda adalah tanda umum dari burnout.

Baca Juga: Kondisi Listrik di Inhu Terus Membaik dan Sudah Mencapai 80 persen, Mati Lampu Terpaksa Digilir 

Anda mulai merasa sinis terhadap pekerjaan atau studi dan kehilangan kontak dengan apa yang perlu Anda lakukan atau ingin capai dalam hidup.

Editor : M. Erizal
Sumber : jawapos.com
burnout kelelahan ekstrem tanda-tanda burnout