RIAUPOS.CO - Protein dibutuhkan untuk membentuk sekaligus memperbaiki jaringan, termasuk otot, tulang, dan kulit.
Nutrisi ini berperan dalam produksi enzim dan hormon, membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, mempertahankan keseimbangan cairan, serta menjadi salah satu sumber energi.
Protein merupakan salah satu zat gizi makro yang memiliki peran penting dalam menjaga berbagai fungsi tubuh.
Baca Juga: Hempas Kamboja 5-1, Sumbang Poin Timnas Indonesia untuk Naik Peringkat Ranking FIFA
Konsumsi makanan tinggi protein yang dipadukan dengan latihan kekuatan secara rutin serta asupan kalori yang memadai dapat mendukung proses pembentukan otot tanpa lemak secara lebih optimal.
Dilansir dariNDTV, berikut delapan makanan kaya protein yang dapat dijadikan pilihan mendukung proses pembentukan otot tanpa lemak:
1. Dada ayam
Baca Juga: Dalami Dugaan Korupsi di Dinas PUPR PKPP Riau, KPK Periksa Enam Saksi Lagi
Posisi teratas diduduki dada ayam yang merupakan salah satu sumber protein paling rendah lemak. Makanan ini memberikan sekitar 25-30 gram protein per 100 gram saat dimasak tanpa kulit.
Bukan hanya protein, dada ayam juga memberikan vitamin B seperti niasin dan B6 yang membantu metabolisme energi selama berolahraga.
2. Telur
Telur merupakan pilihan serbaguna dan hemat biaya untuk membangun otot. Telur mengandung sekitar 6 gram protein.
Tidak seperti putih telur, telur utuh menyediakan sembilan asam amino esensial ditambah lemak sehat, kolin untuk fungsi otak, dan lutein untuk kesehatan mata.
Senyawa dalam kuning telur membantu penyerapan nutrisi, memastikan otot memanfaatkan protein secara efektif.
Baca Juga: Winger Liverpool Federico Chiesa Berharap Awal Baru di Bawah Andoni Iraola
3. Salmon
Salmon mengandung sekitar 20-25 gram protein per 100 gram, sekaligus menyediakan asam lemak omega-3 seperti EPA dan DHA, yang melawan peradangan dan meningkatkan laju sintesis protein otot.
Lemak ini meningkatkan fluiditas membran sel, memungkinkan penyerapan nutrisi yang lebih baik di sel otot, dan meningkatkan sensitivitas insulin untuk penggunaan energi yang lebih baik.
4. Greek yogurt
Greek yogurt mengandung sekitar 10 gram protein per 100 gram, dua kali lipat dari yogurt biasa. Yogurt ini juga kaya akan probiotik untuk kesehatan usus dan kalsium untuk kekuatan tulang. Probiotik bahkan dapat membantu mengurangi peradangan akibat olahraga.
5. Tuna
Tuna menyediakan 25-30 gram protein per 100 gram dalam kaleng yang dikemas dalam air. Tuna semakin dikenal sebagai sumber protein rendah lemak yang ampuh untuk menunjang pertumbuhan otot.
Kaya akan selenium dan vitamin B3, tuna melindungi sel dari kerusakan oksidatif dan mendukung metabolisme.
Kemurniannya dan rasanya yang ringan membuatnya mudah dimasukkan ke dalam diet.
Baca Juga: Real Madrid Siap Rekrut Yan Diomande dalam Kesepakatan 135 Juta Euro
6. Tofu
Tofu menyediakan 10-13 gram protein nabati lengkap per 100 gram. Sangat ideal untuk vegetarian karena isoflavone membantu menyeimbangkan hormon dan metabolisme lemak. Zat besi dan magnesium dari tofu mendukung energi dan kontraksi otot.
7. Daging sapi tanpa lemak
Baca Juga: Gelar Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Ubah Jam Operasional
Daging sapi tanpa lemak menawarkan sekitar 25 gram protein per porsi 3 ons. Zat besi heme meningkatkan transportasi oksigen ke otot, melawan kelelahan, sementara seng dan B12 membantu produksi hormon dan pembentukan sel darah merah.
8. Keju cottage
Keju cottage mengandung sekitar 25-28 gram per cangkir. Kandungan kasein memperlambat pencernaan sehingga membantu memberi nutrisi pada otot selama berjam-jam. Kalsium dan fosfor membantu memperkuat tulang di bawah beban berat.
Editor : M. ErizalSumber : jawapos.com