Tak Nyaman karena Sembelit? 9 Makanan Ini Dapat Membantu dan Dukung Kesehatan Usus

Redaksi • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:59 WIB

 

Ilustrasi beras merah yang termasuk makanan tinggi serat. (Freepik)
Ilustrasi beras merah yang termasuk makanan tinggi serat. (Freepik)

  
RIAUPOS.CO – Tak nyaman karena mengalami sembelit? Masalah pencernaan ini memang cukup mengganggu.
 
Sembelit dapat ditandai dengan frekuensi buang air besar yang lebih jarang, feses keras atau kering, hingga rasa tidak tuntas setelah BAB.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi dan mencegah sembelit adalah memperhatikan asupan serat. 

Baca Juga: Ungkap Rencana Pensiun, Cristiano Ronaldo: Mungkin Ini Tahun Terakhir Saya

Serat membantu membuat feses lebih lunak dan mudah dikeluarkan. Tetapi, peningkatan serat sebaiknya dilakukan secara bertahap dan diikuti dengan konsumsi cairan yang cukup agar serat dapat bekerja dengan baik.

Seperti dilansir dari HealthShots, 9 makanan kaya serat berikut ini dapat menjadi pilihan untuk mendukung kesehatan pencernaan:

1. Beras merah

Baca Juga: Barcelona dan Manchester City Sepakat 76,5 Juta Euro untuk Transfer Rodri

Beras merah dapat menjadi salah satu cara menambah asupan serat. Sebagai bagian dari kelompok biji-bijian utuh, beras merah memiliki kandungan serat yang membantu mendukung pergerakan sistem pencernaan. 

HealthShots memasukkan beras merah sebagai salah satu makanan yang dapat membantu mengatasi sembelit.

2. Oat

Baca Juga: 571 WBP Rutan Kelas II B Rengat Dapat Remisi, Terbanyak dari Kasus Narkotika, 4 Orang Langsung Bebas

Untuk menu sarapan sehat bisa memilih oat yang sekaligus bisa menjadi sumber serat. Kandungan serat di dalamnya dapat membantu menjaga keteraturan buang air besar.

HealthShots juga menyebut beta-glukan dalam oat berperan dalam mendukung kesehatan pencernaan. Agar manfaatnya lebih optimal, oat dapat dipadukan dengan buah-buahan atau bahan makanan kaya serat lainnya.

3. Biji-bijian utuh

Baca Juga: Tim Pengabdian Universitas Riau Gelar Pelatihan Pemasaran Digital untuk Sanggar Keletah Budak

Biji-bijian utuh atau whole grains merupakan salah satu sumber serat yang baik. Misalnya roti gandum utuh, pasta gandum utuh, oatmeal, dan sereal bekatul.

Memasukkan sumber biji-bijian utuh ke dalam menu sehari-hari dapat membantu memenuhi kebutuhan serat sekaligus mendukung fungsi saluran pencernaan.

4. Salad

Baca Juga: HUT RI, 804 Warga Binaan Lapas Tembilahan Dapat Remisi, 17 Hirup Udara Bebas

Salad yang terdiri dari kombinasi sayuran dan buah dapat menjadi cara sederhana untuk meningkatkan konsumsi serat.

Bahan seperti sayuran segar, buah, serta biji-bijian dapat memberikan tambahan serat sekaligus berbagai zat gizi. Konsumsi makanan berserat secara rutin dapat membantu menjaga sistem pencernaan tetap sehat.

HealthShots juga memasukkan salad berbahan buah dan sayuran sebagai salah satu pilihan makanan yang mendukung kesehatan usus.

Baca Juga: Pengibaran dan Penurunan Bendera HUT RI di Bagansiapiapi Berlangsung Khidmat

5. Sayuran berdaun hijau

Sayuran hijau seperti bayam dan berbagai sayuran berdaun lainnya dapat membantu menambah asupan serat harian.

Serat dalam sayuran membantu memperbaiki tekstur feses sehingga lebih mudah dikeluarkan. Selain itu, sayuran juga menyediakan berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

Baca Juga: Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat

6.  Buah jeruk

Jeruk tidak hanya dikenal sebagai sumber vitamin C, tetapi juga menyediakan serat pangan, terutama jika buah dikonsumsi secara utuh.

Buah seperti jeruk termasuk dalam kelompok sumber serat yang direkomendasikan NIDDK untuk membantu memenuhi kebutuhan serat harian. Mengonsumsinya sebagai buah utuh juga memberikan manfaat berbeda dibandingkan hanya mengandalkan jus tanpa ampas.

Baca Juga: 11 Tahun J&T Express, Gandeng Tahilalats Hadirkan Pengalaman Kirim Paket yang Makin Seru

7. Ragi atau finger millet

Dalam daftar HealthShots, ragi yang dimaksud adalah finger millet, yaitu salah satu jenis serealia yang banyak digunakan dalam masakan India, bukan ragi fermentasi yang biasa digunakan untuk membuat tape.

Biji-bijian ini dapat menjadi sumber serat dan dimasukkan sebagai bagian dari pola makan yang beragam. Asupan serat yang cukup secara keseluruhan berperan penting dalam membantu mencegah dan meredakan sembelit.

Baca Juga: Dosen UHTP Latih Public Speaking dan Critical Thinking Anak TK An-Nuur lewat Koding-KA 

8. Buah pepaya

Buah pepaya sering kali menjadi pilihan masyarakat ketika mengalami masalah BAB. Pepaya mengandung serat dan dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan pencernaan.

Pepaya dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang bersama sumber serat lainnya. Tidak ada keharusan medis untuk mengonsumsi pepaya dalam kondisi perut kosong setiap pagi, sebagaimana disebutkan dalam naskah awal.

Baca Juga: Pemko Pekanbaru Gaspol Tertibkan Kabel FO, Kabel Menjuntai Jadi Prioritas

9.  Jagung

Jagung dapat menjadi pilihan makanan berserat yang mudah ditemukan. Kandungan seratnya membantu menambah asupan serat harian dan mendukung fungsi pencernaan.

Jagung juga dapat dikombinasikan dengan sayuran atau sumber protein dalam menu sehari-hari sehingga pola makan menjadi lebih beragam.

Editor : M. Erizal
Sumber : jawapos.com
sembelit kesehatan usus masalah pencernaan