Awali dengan Air Putih! 5 Kebiasaan di Pagi Hari untuk Program Penurunan Berat Badan

Redaksi • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:34 WIB
Ilustrasi program menurunkan berat badan. (Freepik)
Ilustrasi program menurunkan berat badan. (Freepik)

 
RIAUPOS.CO – Menjaga berat badan sebaiknya tidak dilakukan dengan mengandalkan satu metode atau minuman tertentu. Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten, mulai dari pola makan hingga aktivitas fisik, justru lebih penting untuk membantu mencapai berat badan yang ideal.

Rutinitas pagi dapat menjadi waktu yang tepat untuk membangun kebiasaan tersebut.

Berikut beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dimasukkan ke dalam rutinitas pagi untuk program penurunan berat badan seperti dilansir dari english jagran:

Baca Juga: Ungkap Rencana Pensiun, Cristiano Ronaldo: Mungkin Ini Tahun Terakhir Saya

1. Awali Hari dengan Air Putih

Minum air putih setelah bangun dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan sebelum memulai aktivitas.

Setelah tidur semalaman, tubuh membutuhkan asupan cairan. Air putih merupakan pilihan minuman utama dan membatasi minuman yang tinggi gula serta kalori.

Baca Juga: Barcelona dan Manchester City Sepakat 76,5 Juta Euro untuk Transfer Rodri

2. Sarapan yang Mengenyangkan

Sarapan sebaiknya memilih makanan dengan kandungan gizi yang seimbang. Sumber protein seperti telur, yoghurt, ikan, tahu, atau kacang-kacangan dapat dipadukan dengan sayuran, buah, dan sumber karbohidrat yang sesuai kebutuhan.

Perhatikan pula makanan dan minuman tinggi gula karena asupan kalori secara keseluruhan berperan penting dalam perubahan berat badan. Pola makan sehat yang dapat dijalankan dalam jangka panjang merupakan bagian penting dari pengelolaan berat badan.

Baca Juga: 571 WBP Rutan Kelas II B Rengat Dapat Remisi, Terbanyak dari Kasus Narkotika, 4 Orang Langsung Bebas

3. Jangan Lupa Beraktivitas

Pagi hari bisa dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas fisik, baik berjalan cepat, jogging, bersepeda, senam, maupun latihan kekuatan.

Aktivitas fisik membantu tubuh menggunakan energi dan berperan dalam pengelolaan berat badan.

Baca Juga: Tim Pengabdian Universitas Riau Gelar Pelatihan Pemasaran Digital untuk Sanggar Keletah Budak

NIDDK merekomendasikan orang dewasa sehat menargetkan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu, yang dapat dibagi dalam beberapa hari. Latihan penguatan otot juga dianjurkan setidaknya dua hari dalam seminggu.

Tidak harus langsung melakukan olahraga berat. Jika belum terbiasa, mulailah dari aktivitas ringan kemudian tingkatkan secara bertahap.

4. Kelola Stres 

Baca Juga: HUT RI, 804 Warga Binaan Lapas Tembilahan Dapat Remisi, 17 Hirup Udara Bebas

Rutinitas pagi juga dapat digunakan untuk menyiapkan kondisi mental sebelum menjalani aktivitas.

Meditasi singkat, latihan pernapasan, atau sekadar meluangkan beberapa menit tanpa gawai dapat membantu mengelola stres.

Selain itu, jangan mengorbankan waktu tidur demi berolahraga atau melakukan rutinitas penurunan berat badan. 

Baca Juga: Pengibaran dan Penurunan Bendera HUT RI di Bagansiapiapi Berlangsung Khidmat

5. Manfaatkan Pagi untuk Lebih Banyak Bergerak

Tidak sempat olahraga pagi? Jangan langsung menganggap hari tersebut gagal.

Anda tetap bisa meningkatkan aktivitas dengan berjalan kaki, menggunakan tangga, melakukan pekerjaan rumah, atau menyempatkan diri berdiri dan bergerak setelah terlalu lama duduk.

Baca Juga: Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat

NIDDK menekankan bahwa sejumlah aktivitas fisik lebih baik daripada tidak bergerak sama sekali. Aktivitas juga dapat membantu menggunakan kalori dan mendukung upaya mempertahankan berat badan.

Editor : M. Erizal
Sumber : jawapos.com
berat badan ideal program diet pola makan