
RIAUPOS.CO - Memilih minuman yang tepat pada pagi hari dapat menjadi salah satu cara untuk melengkapi pola makan yang lebih sehat. Jus buah maupun sayuran bisa memberikan asupan cairan sekaligus sejumlah vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan.
Meski begitu, jus sebaiknya tidak dianggap sebagai minuman ajaib yang secara langsung membakar lemak. Penurunan berat badan tetap membutuhkan pola makan seimbang, aktivitas fisik, tidur cukup, serta pengaturan asupan kalori secara keseluruhan.
Tidak ada satu jenis jus yang secara khusus mampu membuat berat badan turun dengan sendirinya. Kunci utama tetap berada pada pola makan yang seimbang dan konsisten.
Baca Juga: Dampak Kabut Asap di Inhu, Kelompok Usia Dewasa Lebih Banyak Terserang Kasus ISPA
Terdapat sejumlah kombinasi jus yang dapat dijadikan pilihan dengan bahan buah dan sayuran yang relatif rendah kalori dan kaya nutrisi seperti dilansir dari English Jagran:
1. Jus timun dan lemon
Jus timun dicampur dengan lemon bisa menjadi pilihan minuman pagi yang ringan dan menyegarkan. Timun memiliki kandungan air yang tinggi sehingga membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Baca Juga: Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru, DPRD Riau Harap Jadi Barometer Ekonomi di Semua Daerah
Sedangkan lemon kaya dengan sumber vitamin C. Rasa asamnya juga dapat membuat minuman terasa lebih segar tanpa perlu menambahkan banyak pemanis.
Perpaduan jus timun dan lemon ini sebaiknya dibuat tanpa tambahan gula atau sirup agar manfaatnya lebih maksimal untuk program penurunan berat badan.
2. Jus wortel dipadukan jahe
Baca Juga: Riau Pos HSBL 2026 Pekanbaru Series: Darma Yudha dan SMAN 1 Tampil Dominan
Wortel dan jahe dapat dipadukan menjadi minuman dengan rasa manis alami sekaligus sensasi hangat. Wortel mengandung beta-karoten dan berbagai nutrisi penting.
Jahe sendiri sering digunakan dalam pola makan karena memberikan cita rasa khas dan dapat membantu sebagian orang merasa lebih nyaman pada sistem pencernaannya.
Sebaiknya hindari menambahkan gula secara berlebihan untuk menjaga kalorinya tetap terkendali.
Baca Juga: Belanja Modal Rohul Dipangkas Rp121,6 Miliar, Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 Diserahkan ke Dewan
3. Jus sayuran hijau
Jus yang dibuat menggunakan sayuran seperti bayam atau kale mengandung berbagai vitamin, mineral, serta senyawa nabati dan relatif rendah kalori.
Menambahkan sayuran ke dalam menu dapat membantu meningkatkan kualitas asupan harian. Namun, jika dibuat menjadi jus, sebagian serat dapat hilang dibandingkan ketika sayuran dikonsumsi secara utuh.
Baca Juga: Kurang dari 2 Tahun, Prabowo Sudah Dua Kali Ganti Menkeu, Samai Era Gus Dur Punya 3 Bendahara Negara
Karena itu, jus hijau akan lebih baik jika tidak disaring sehingga ampas dan seratnya tetap ikut dikonsumsi.
4. Jus bit dan apel
Bit dan apel yang diolah menjadi jus menawarkan perpaduan rasa manis, segar, dan sedikit earthy. Bit mengandung sejumlah nutrisi serta senyawa nabati, sedangkan apel dapat memberikan rasa manis alami pada minuman.
Baca Juga: PCR Dorong UMKM Binaan CSR Pertamina Patra Niaga Dumai Naik Kelas
Jika digunakan sebagai bagian dari menu diet, sebaiknya porsi apel tetap diperhatikan dan jus tidak ditambahkan gula.
Mengonsumsi bahan dalam bentuk utuh tetap memiliki keunggulan dari sisi serat, sehingga jus sebaiknya hanya sebagai pelengkap pola makan, bukan pengganti seluruh makanan utama.
5. Jus semangka dan mint
Baca Juga: Polres Inhu Bersama Polhut TNBT Tangkap Warga Desa Alim, Diduga Pelaku Karhutla Seluas 200 Hektare
Semangka memiliki kandungan air yang tinggi sehingga cocok dijadikan minuman menyegarkan, terutama ketika cuaca panas. Rasanya yang manis juga dapat menjadi alternatif bagi mereka yang ingin menikmati minuman tanpa tambahan gula.
Daun mint memberikan aroma dan sensasi segar pada jus. Kombinasi keduanya dapat menjadi pilihan minuman ringan untuk menemani pagi atau waktu makan.
Editor : M. ErizalSumber : jawapos.com