RIAUPOS.CO - Nyamuk bukan hanya mengganggu tapi juga menyebabkan gatal, dan gigitannya juga dapat berisiko menyebarkan penyakit berbahaya seperti DBD, malaria, sampai zika.
Salah satu cara umum dilakukan untuk mencegah gigitan nyamuk adalah menggunakan obat antinyamuk. Saat ini, obat pengusir nyamuk tersedia dalam berbagai produk. Mulai dari obat bakar, oles, sampai spray.
Namun, produk-produk ini terkadang dapat menimbulkan rasa panas ataupun iritasi bagi sebagian orang, terutama yang memiliki masalah kulit sensitif..
Baca Juga: Kelangkaan Semen di Rohul, Proyek Pemerintah dan Warga Terkendala, Disperindag Ungkap Penyebabnya
Sejumlah bahan alami ternyata bisa menjadi alternatif untuk mengusir nyamuk, terutama yavg memiliki aroma kuat. Aroma tertentu yang kuat dapat mengganggu kemampuan nyamuk dalam mendeteksi keberadaan manusia.
Beberapa bahan tersebut dapat diekstrak dan digunakan sebagai spray pada area strategis yang sering menjadi tempat berkumpulnya nyamuk.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman /karangtengah dan kemkes.go berikut beberapa bahan alami yang dapat diekstrak untuk membantu mengusir keberadaan nyamuk.
Baca Juga: Titik Api Baru Muncul di Kecamatan Batang Gansal, Senin Sore Sejumlah Wilayah Inhu Diguyur Hujan
1. Ekstrak daun serai
Daun serai wangi yang ditanam dapat dimanfaatkan sebagai obat alami pengusir nyamuk. Caranya haluskan daun serai kemudian campurkan dengan air sebelum memasukkannya ke dalam botol semprot.
Ekstrak daun serai dapat anda semprotkan ke beberapa bagian ruangan rumah untuk memberikan aroma yang tidak disukai nyamuk.
Baca Juga: Disentil Fraksi Demokrat soal Komunikasi Sekda yang Buruk, Ini Jawaban Bupati Kampar Ahmad Yuzae
2. Kulit jeruk
Kulit jeruk juga menjadi salah satu bahan alami yang tidak disukai nyamuk. Anda bisa mengeringkan kulit jeruk kemudian menaruhnya di sudut-sudut ruangan. Selain menghasilkan aroma yang khas, kulit jeruk juga dapat memberikan wangi alami pada ruangan.
3. Minyak kayu putih
Baca Juga: FGD Sejarah UIN Suska Riau Menuju Rekam Jejak Transformasi dan Meneguhkan Jati Diri
Minyak kayu putih juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan alami untuk menjauhkan nyamuk. Caranya cukup dengan menuangkan minyak kayu putih ke dalam botol, setelah itu, semprotkan pada beberapa area rumah yang sering didatangi nyamuk.
Aroma khas yang kuat dari minyak kayu putih dapat membantu mengganggu kemampuan nyamuk dalam menemukan mangsanya.
4. Air lemon
Baca Juga: Wako Agung Nugroho Dorong Percepatan Jalan Lingkar 70, Targetkan Dibangun Tahun Depan
Semprotan pengusir nyamuk bisa juga dibuat dari air lemon. Peras lemon kemudian campurkan dengan air, sebelum memasukkan bahan tersebut ke dalam botol spray.
Larutan ini dapat disemprotkan pada beberapa sudut rumah yang kerap menjadi tempat anda beraktivitas.
5. Bawang putih
Baca Juga: Mantan Finalis Putri Indonesia Divonis Bersalah Tiga Perkara, Jaksa Masih Pikir-Pikir Banding
Bawang putih juga dikenal memiliki aroma kuat yang dapat membantu menjauhkan nyamuk.
Salah satu cara dapat dilakukan adalah merebus bawang putih untuk mendapatkan larutannya, kemudian memasukkannya ke dalam botol semprot. Larutan tersebut dapat digunakan pada area tertentu di rumah yang sering didatangi nyamuk.
6. Kapur barus
Baca Juga: Wako Agung Nugroho: Perjuangan Menangkan Kontestasi Kini Jadi Pengabdian kepada Masyarakat
Kapur barus juga memiliki aroma yang sangat menyengat. Bau ini tidak disukai oleh nyamuk. Aromanya yang menyengat dipercaya dapat membuat nyamuk enggan mendekat. Kapur barus yang sudah dihaluskan dapat dicampur dengan air pada gelas, lalu ditaruh di dekat sarang nyamuk.
7. Bubuk kopi
Sementara itu, bubuk kopi dapat menjadi bahan yang dapat membasmi jentik-jentik nyamuk. Bubuk kopi yang ditaburkan pada permukaan air dapat mengganggu kondisi di permukaan sehingga jentik lebih sulit bernapas.
Baca Juga: Bupati Bolaang Mongondow Utara Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Juta Diamankan di Jakarta
8. Peppermint
Peppermint juga memiliki aroma yang tidak disukai oleh nyamuk. Peppermint dapat dijadikan obat semprot dengan mencampurkannya dengan air. Kemudian, digunakan sebagai bagian dari upaya mengurangi keberadaan nyamuk di dalam rumah.
Editor : M. ErizalSumber : jawapos.com