RIAUPOS.CO – Meminum air sangat berguna mengencerkan urine dan menekan hormon yang dikaitkan dengan fungsi ginjal jadi memburuk.
Dalam laporan Health disebutkan meminum air sangat diperlukan agar ginjal manusia dapat bekerja dan menyaring limbah dengan benar.
Selain itu, air mendukung hidrasi tanpa memengaruhi kadar gula darah. Sementara itu, minuman manis memiliki dua faktor risiko tinggi bagi ginjal. Yaitu diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.
Baca Juga: 10 Manfaat Air Kelapa, Bantu Penuhi Kebutuhan Cairan hingga Kurangi Risiko Batu Ginjal
Meski demikian, selain air, ada sejumlah minuman yang dapat dijadikan pilihan untuk menjaga tubuh terhidrasi. Terutama bila diminum pada pagi hari, apa saja?
1. Susu Kedelai Tanpa Pemanis
Susu kedelai kaya akan protein nabati, yang membantu kita merasa kenyang lebih lama. Rasa kenyang yang lebih lama ini dapat mempermudah kita dalam mengelola berat badan, yang merupakan cara utama untuk membantu mencegah penyakit ginjal kronis.
Baca Juga: Matcha yang Jadi Favorit Banyak Orang Miliki 6 Manfaat bagi Kesehatan, Simakl Berikut Ini
Secara umum, penelitian menunjukkan bahwa asupan protein nabati yang tinggi dapat menurunkan risiko penyakit ginjal kronis hingga 23 persen. Susu kedelai juga mengandung isoflavon yang merupakan senyawa tumbuhan yang dapat mendukung kesehatan jantung.
Namun, bagi penderita penyakit ginjal direkomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menambahkan susu kedelai ke dalam program diet. Minuman ini mengandung kalium dan fosfor, yang mungkin tidak aman bagi fungsi ginjal.
2. Kopi tanpa Gula
Baca Juga: Polres Kuansing Musnahkan 14 Rakit PETI di Empat TKP
Konsumsi kopi dan kafein dengan peluang lebih rendah untuk mengembangkan penyakit ginjal kronis seperti hasil dari sebuah penelitian mengaitkan.
Walaupun asupan kafein moderat umumnya dianggap aman bagi sebagian besar orang dewasa, perlu diingat bahwa konsumsi kafein berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah pada beberapa orang.
Tekanan darah tinggi jangka panjang dapat merusak pembuluh darah di ginjal. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) merekomendasikan tidak lebih dari 400 miligram kafein per hari.
Baca Juga: Evi Juliana Cetak Sejarah, Jadi Perempuan Pertama Pimpin Ketua DPD II Golkar Rohul
3. Teh Hijau
Teh hijau tanpa pemanis adalah minuman yang bagus untuk kesehatan jantung dan juga menjadikannya pilihan yang bagus untuk kesehatan ginjal. Jenis minuman ini tidak hanya menghidrasi, tetapi juga menyediakan senyawa tumbuhan bermanfaat yang disebut polifenol.
Salah satu kelompok senyawa tertentu, katekin, memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat mendukung fungsi pembuluh darah yang sehat. Hal ini dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan ginjal.
Baca Juga: Tenaga Kerja Lokal Bersiap, Job Fair Rohul Buka 300 Lebih Lowongan, Catat Tanggalnya
Teh hijau mengandung sekitar 29 miligram kafein per cangkir, jauh lebih sedikit daripada kopi, sehingga dapat menjadi minuman pagi yang baik bagi orang yang lebih sensitif terhadap kafein.
4. Teh Hitam
Teh hitam menghidrasi dan mengandung flavonoid, yaitu senyawa tumbuhan antioksidan yang terkait dengan kesehatan jantung dan ginjal yang lebih baik. Satu cangkir teh hitam mengandung sekitar 47 miligram kafein. Meminumnya di pagi hari mungkin sangat membantu jika kita memiliki sensitif terhadap kafein.
Baca Juga: Kemenkum Riau Perkuat Implementasi Pedoman dan Aplikasi SIKIDA, Tutup Rakor Sentra KI Daerah
Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi teh hitam dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, yang membantu menjaga fungsi ginjal dengan baik.
5. Smoothie Tanpa Pemanis
Smoothie dapat mendukung kesehatan ginjal secara tidak langsung dengan membantu kita mengonsumsi sarapan kaya serat.
Baca Juga: Masjid Al Ikhlas Tamarin-LAZ Swadaya Ummah Gelar Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah Gratis
Penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi serat dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit ginjal kronis. Makanan kaya serat, termasuk beri, alpukat, kurma, biji chia, dan biji rami, juga dapat mendukung tekanan darah dan kadar kolesterol yang lebih sehat.
Cobalah membuatnya sendiri dengan makanan utuh seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian, daripada membeli yang sudah dikemas di toko yang mungkin lebih banyak mengandung gula tambahan.
6. Kefir
Baca Juga: Kevin Hydrotherapy dan Swimming Class Pertama di Kota Pekanbaru
Kefir adalah minuman mirip yogurt yang mengandung protein, kalsium, dan bakteri sehat yang disebut probiotik.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa makanan dan minuman fermentasi seperti kefir dapat mendukung mikrobioma usus yang lebih sehat, yaitu kumpulan mikroba yang hidup di saluran pencernaan.
Editor : M. ErizalSumber : jawapos.com