Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

ENHYPEN Dituding Plagiat saat Tampil di GDA Dance Break, Musisi Ini Minta Pertanggung Jawaban Agensi

Redaksi • Rabu, 31 Januari 2024 | 04:00 WIB
ENHYPEN dituding plagiat.
ENHYPEN dituding plagiat.

SEOUL (RIAUPOS.CO) – Grup Korea, ENYPEN dituding melakukan plagiat atau menggunakan lagu tanpa izin saat menampilkan Dance Break Golden Disc Award (GDA). Adalah sang musisi yang memiliki lagu 'Choke', Mobiius lewat akun TikTok-nya @mobiius_music, mengungkapkan dugaan ENHYPEN melakukan plagiat.

"K-Pop group stole MY Song?," tulisnya dikutip dari akun TikTok-nya, Selasa, 30 Januari 2024 dengan menampilkan cuplikan ENHYPEN tampil di GDA.

Mobiius menjelaskan grup tersebut tidak pernah menghubunginya atau sama sekali tak menampilkan credit terhadap karyanya saat ditampi dengan lagunya di GDA Dance Break.

Sontak video Mobiius langsung viral dan mendapatkan pro dan kontra. Yang pro dengannya mengecam terjadinya plagiat. Namun yang kontra mengingatkannya bahwa ENHYPEN tidak tahu soal lagu itu, harusnya agensi yang dimintai pertanggung jawaban.

"Sungguh luar biasa melihat sesuatu yang saya tulis menjangkau khalayak luas, tetapi pada saat yang sama, sungguh menyedihkan melihat perusahaan/agensi sebesar itu begitu terang-terangan melakukan plagiarisme," tulis Mobiius.

Mobiius pun membuat pernyataan terbarunya, bahwa dia tak ingin ENHYPEN dihujat. Karena, dia melihat ada haters grup itu yang menjadikan videonya sebagai alat menyebar kebencian.

"Semua fans dan follower yang mendukungku, terima kasih. Namun jangan komen ke artis, ENHYPEN tidak bertanggung jawab atas ini," tegasnya.

Dijelaskannya, dalam industri K-Pop, dalam membuat satu proyek ada tim manajemen dan produksi.

"Belift Labs (agensi ENHYPEN) dan HYBE (perusahaan label) yang harus bertanggung jawab. Aku berharap bisa mengontak mereka untuk menyelesaikan ini," ujarnya.

Mobiius juga menegaskan menentang aksi haters yang memanfaatkan momen ini untuk menghujat ENHYPEN. "Aku 100 persen tidak mendukung itu," pungkasnya. 

 

 

Editor : RP Edwar Yaman
#plagiat #enhypen #plagiarisme #mencuri lagu