JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Luna Maya mengakui memang dirinya marah dan menggebrak meja saat rapat dengan karyawannya sesuai video yang viral. Luna Maya menjelaskan telah menegur pekerja magang yang merekamnya diam-diam dari ruangan lain, saat kekasih Maxime Bouttier marah dengan karyawannya.
Luna Maya mengatakan dirinya marah ke karyawannya dengan alasan yang jelas. Dan, itu hal yang lumrah dilakukan seorang pimpinan perusahaan.
"Semua punya rule masing-masing, saya di situ sebagai pemimpin perusahaan cuma pengen yang terbaik aja," ujar Luna Maya dilansir dari YouTube Intens Investigasi, Rabu, 31 Januari 2024.
Luna menegaskan harus mengawasi apa yang dikerjakan karyawannya apakah sesuai target dan lainnya.
"Kalau saya diam saja dengan hasil yang jelek, berarti saya bukan pemimpin yang baik," sambungnya.
Luna mengatakan, kalau dia diam saat penjualan anjlok, imbasnya akan ke karyawan juga.
"Kalau penjualan jelek, market jelek, nanti saya tidak bisa gaji mereka. (Marah) bukan enggak ada masalah, bukan enggak ada sebab," sambungnya.
Soal pekerja magang yang merekamnya diam-diam, Luna menegaskan jelas itu melanggar etika yang seharusnya.
"Lagi meeting, lagi ngebahas pekerjaan, direkam seperti itu, menurut aku yang dilihat poinnya bukan aku yang marah-marah, tapi poinnya apakah etikanya, ada yang meeting, lagi bahas pekerjaan, diam-diam mengambil gambar," jelasnya.
Diapun sudah memberikan peringkatan ke pekerja magang itu. Dan, yang bersangkutan meminta maaf.
"Kita sudah temui, anak magang, aku ngerti mungkin iseng. Tapi ternyata dampaknya panjang. Kita panggil diselesaikan secara kekeluargaan," ucapnya.
Luna Maya menegur, karena ingin pekerja magang itu paham bahwa merekam diam-diam tidak hanya di dunia kerja, merupakan tindakan tidak beretika.
Editor : RP Edwar Yaman