JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Umi Pipik telah menggunakan hak suaranya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Tanah Suci. Pasalnya di Madinah dan Makkah, pencoblosan dilakukan pada tanggal 9 Februari 2024.
Ini dilakukan Umi Pipik karena Pemilu 2024 di Tanah Suci lebih cepat tiga hari dibanding di Tanah Air yang baru akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024.
"Tanggal 9 di Madinah dan di Makkah sudah duluan melakukan Pemilu," tulis Umi Pipik di laman Instagram-nya dengan mengunggah foto paspor miliknya.
Mantan artis pemilik nama Pipik Dian Irawati ini mengatakan memilih calon presiden (capres) yang dipilihnya setelah melalui Salat Istikharah.
"Bismillah hasil Istikarah, semoga pilihan ini membawa keridhoan Allah Ta'ala dan semoga Allah ijabah doaku di sini," ungkapnya.
Dan, nama capres-cawapres yang dipilih istri almarhum Ustaz Jefri Al Buchori itu adalah Anies Baswedan-Cak Imin atau paslon 01.
Itu ditandai dengan menyertakan video dan foto berbagai momen Anies Baswedan. Umi Pipik menjelaskan alasannya mengunggah video Anies Baswedan di postingan, karena perlakuan Anies yang memuliakan orang tua cukup membuatnya terkesan.
"Slide kedua ketika nama kekasih Allah disebutkan dan yang diingat adalah kekasih Allah manusia mulia, maka di situlah Allah pun akan memuliakan orang yang menyebut nama kekasihnya," jelasnya.
“Dan ketika saya bangga ada laki-laki yang memuliakan seorang ibu karena di situlah ridha Allah," ungkapnya.
Usai mengungkapkan capres pilihannya, ibu Abidzar ini mengimbau netizen tidak saling membenci meski berbeda pilihan.
"Siapapun pilihanmu jangan membuatmu membenci saudaramu, karena pilihanmu menjadi tanggung jawab akhiratmu," tegasnya.
“Berdamailah untuk negeri Indonesia. Salam perubahan, tauhid," sambungnya.
Di postingannya, Umi Pipik telah mewanti tidak akan membiarkan komentar provokasi hadir di unggahannya.
"Mohon maaf kalau mau komen tolong komen yang baik, kalau tidak nanti saya hapus komen ya," pungkasnya.
Editor : RP Edwar Yaman