Ya, penyakit langka anemia aplastik ini sudah diderita Babe Cabita sejak tahun 2023. Itu setelah kondisi dirinya drop dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama dua minggu ini.
Babe Cabita mengikuti rangkaian pemeriksaan medis dengan dugaan awal terserang DBD. Dan, setelah 14 hari, pemilik nama Priya Prayogha Pratama itu akhirnya mengetahui penyakit apa yang dideritanya.
Dia menyebut mengidap penyakit langka yaitu anemia aplastik. Ini diketahui setelah dia menjalani pengambilan sumsum tulang belakang atau dikenal dengan Bone Marrow Puncie (BMP) atau Aspirasi Sumsum Tulang, tindakan medis untuk mendiagnosis penyakit kelainan darah dengan akurat.
Pada penuturannya di Instagram pada 16 Juni 2023 lalu, trombositnya dan sel darah merahnya turun terus begitu juga darah putihnya. "Akhirnya diambil BMP pengambilan sumsum tulang belakang," ujarnya.
Babe menjelaskan proses penyedotan sumsum tulang belakangnya. Dia dibius, kemudian serasa ada sedotan besar yang dipasang di tulang ekornya.
"Ternyata penyakit aku cukup langka dan unik, namanya anemia aplastik. Intinya imun aku itu memakan darah merah, putih, semua dimakan sama dia. Dimakanin darah-darah aku," jelasnya.
Dilansir dari halodoc, ini adalah satu dari berbagai jenis kelainan darah yang terjadi, karena kegagalan sumsum tulang untuk menghasilkan sel darah.
Pada kondisi ini, sumsum tulang tidak dapat memproduksi salah satu atau seluruh sel darah, termasuk sel darah merah, sel darah putih, dan platelet.
Kondisi ini membuat tubuh lelah dan lebih rentan terhadap infeksi dan pendarahan yang tidak terkontrol. Kondisi ini dapat terjadi secara tiba-tiba, atau bisa datang perlahan dan memburuk seiring waktu. Gejalanya bisa ringan atau berat.
Perawatan yang bisa pengidap lakukan termasuk obat-obatan, transfusi darah atau transplantasi sel induk, atau juga dikenal sebagai transplantasi sumsum tulang.
Biasanya anemia aplastik membuat kondisi penderitanya mudah mengantuk, lemas, merasa lemah, pucat, pusing atau nyeri kepala, sesak napas, nyeri dada, jantung berdebar-debar, demam juga mudah sakit.
Setelah itu, Babe Cabita harus mengurangi berbagai kegiatannya. Dan, dari postingan sang istri, Zulfati Indraloka, kondisi suaminya drop lagi pada Maret 2024.
Dia mengunggah foto menggenggam tangan Babe Cabita yang terbaring lemah di rumah sakit. Dia berdoa untuk kesembuhan suaminya.
"Kami haqqul yakin, Allah tidak mungkin membebani masalah di luar kemampuan kami. Kami yakin, di setiap yang kami lalui saat ini Allah juga udah mengirimkan jalan keluar terbaik-Nya. Kami yakin dan kami tetap akan Sabar," tulisnya pada caption postingannya. Dan, Tuhan punya takdir lain. Selamat jalan Babe Cabita.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor : RP Rinaldi