JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Film Vina: Sebelum 7 Hari kini telah meraup lebih dari lima juta penonton pada Rabu (22/5/2024). Informasi ini diungkapkan oleh rumah produksi Dee Company melalui sebuah unggahan di Instagram.
"Sampai sore ini sudah 5.000.000++ orang mendoakan almarhumah Vina," tulis akun Instagram @deecompany_official.
Pencapaian ini menjadikan Vina: Sebelum 7 Hari menempati urutan kedua dalam daftar film Indonesia terlaris di 2024. Film garapan sutradara Anggy Umbara ini berada di bawah film Agak Laen yang mengantongi lebih dari sembilan juta penonton.
Baca Juga: Tembus 9 Juta Penonton, 'Filem Agak Laen' akan Tayang di Amerika,
Pencapaian lima juta penonton juga membuat Vina: Sebelum 7 Hari masuk ke dalam daftar sepuluh film Indonesia terlaris sepanjang masa. Film yang dibintangi Nayla Denny Purnama ini kini menempati urutan kedelapan dalam daftar tersebut.
Viralnya film ini turut memberikan dampak positif terhadap perkembangan kasus yang menimpa almarhumah Vina. Kini, polisi berhasil menangkap satu di antara tiga buron dalam kasus ini.
Salah satu buron yang kini telah berhasil ditangkap ialah Pegi Setiawan alias Perong. Kabar ini telah dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kabid Humas Polda Jabar).
Baca Juga: Hotman Paris Bongkar Orang yang Pertama Kali Melakukan Perkosa terhadap Vina Cirebon
Pada Rabu (22/5), Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengonfirmasi kabar yang mengatakan bahwa polisi sudah menangkap Pegi Setiawan alias Perong.
"Saat ini kami sudah berhasil menangkap satu orang terduga tersangka yang DPO bernama Pegi Setiawan alias Perong seorang warga Cirebon," kata Kombes Pol Jules Abraham Abast dikutip dari akun Instagram @humaspoldajabar.
Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan Pegi Setiawan ditangkap di Bandung pada Selasa (21/5) malam. Saat ini Pegi sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Jabar.
Baca Juga: Ini Tampang Pegi alias Perong, Terduga Otak Pembunuhan Vina Cirebon
"Tentunya kita akan menggali para tersangka baik tentang kejadian tahun 2016 yang sudah berlalu kita akan menggali keterangan tambahan untuk memperkuat pendalaman oleh teman-teman Ditkrimum yang saat ini sedang dilakukan," tegasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Rinaldi