Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ivan Gunawan Salurkan Laba Penjualan Hijab untuk Palestina

Redaksi • Selasa, 4 Juni 2024 | 09:53 WIB
Desainer Ivan Gunawan membubuhkan tanda tangan di hijab hasil karyanya di Jakarta, Senin (3/6/2024).
Desainer Ivan Gunawan membubuhkan tanda tangan di hijab hasil karyanya di Jakarta, Senin (3/6/2024).

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Perancang busana Ivan Gunawan terus memproduksi hijab dengan motif bendera Palestina. Hasil atau laba dari penjualan hijab itu disalurkan untuk program kemanusiaan Palestina. Hingga saat ini, dia sudah menyalurkan sekitar Rp1,5 miliar untuk Gaza.

Ivan Gunawan menegaskan akan terus memproduksi hijab tersebut. Kemudian, labanya akan terus disalurkan untuk beragam kegiatan kemanusiaan di Gaza. Yang terbaru, Ivan menjalankan program pengadaan tiga unit ambulans. ‘’Saya sudah lihat fotonya,’’ katanya di kantor Baznas, kemarin (3/6) sore. Sejatinya, dia berharap tiga ambulans itu bisa segera difungsikan. Apalagi, saat ini eskalasi serangan ke Gaza dan Rafah semakin deras.

Ivan Gunawan lantas menceritakan tentang hijab Palestina yang sudah dirinya produksi dalam jumlah besar.

‘’Saya mendesainnya selama empat menit,’’ katanya.

Inspirasi awalnya adalah serban motif kotak-kotak khas Palestina. Kemudian, dia meminta timnya untuk mengumpulkan bunga dengan warna seperti bendera Palestina.

Setelah itu, bunga tadi dia tabur di serban khas Palestina itu. Lalu dia gambar. Kemudian jadilah hijab khas Palestina karya Ivan, yang dia jual secara online dengan harga Rp229 ribu. Ivan menyatakan, hasil dari penjualan hijab itu disalurkannya ke Palestina. Pada tahap awal, dia mengirim donasi Rp1 miliar. Kemudian, dia mengirim lagi donasi sebesar Rp500 juta.

Ivan sendiri tidak pernah terpikirkan untuk sampai diundang ke kantor Baznas. ‘’Saya kalau berbuat sesuatu tidak berharap negara tahu. Juga tidak berharap netizen tahu,’’ katanya. Dia bersyukur setelah 20 tahun berkarya sebagai desainer akhirnya bisa punya brand sendiri. Yakni, Manja Hijab Ivan Gunawan. Saat ini tokonya sudah beroperasi di 17 titik.

‘’Brand ini tidak akan besar tanpa menyisihkan untuk umat,’’ katanya. Dia menyatakan bahwa dirinya tidak bisa hanya bekerja sebagai desainer rumahan. Maksud desainer rumahan itu adalah duduk di rumah menunggu orang datang untuk memesan baju ke dia, lalu menyerahkan DP. Dengan bekerja sebagai desainer rumahan, tidak ada kesempatan untuk bisa berbagi dengan sesama.

Ivan lantas menceritakan bahwa dirinya sekarang membuka rumah tahfiz di Depok. Diisi anak-anak usia 8-15 tahun.

‘’Tugas mereka belajar dan bermain,’’ katanya. Ivan juga baru menyelesaikan pembangunan masjid di Uganda. Dia tidak pernah berpikir bisa berkunjung ke Uganda dan mendirikan masjid di sana.

Dia bersyukur masjid yang diberi nama Masjid Indonesia itu sudah selesai dibangun. ‘’Di sana ada marbot yang dibayar rutin,’’ ujarnya. Tugasnya adalah menjaga Masjid Indonesia di Uganda tersebut tetap bersih dan nyaman untuk beribadah. Dia jadi merasakan seperti membangun hubungan baik antara Indonesia dan Uganda. Setiap kali ingin melakukan kebaikan, Ivan menyatakan bahwa hanya tangan dan hatinya yang tahu. Kemudian, ibunya yang harus merestui. (wan/c12/ayi/jpg)

Editor : RP Arif Oktafian
#bantuan kemanunisaan #ivan gunawan #hijab bendera Palestina #gaza