JAKARTA – Penyanyi Sal Priadi dengan lagu terbarunya Gala Bunga Matahari viral di media sosial. Tak heran bila lagu itu menuai banyak pujian dari berbagai pihak. Banyak juga yang mengaku sampai menangis dan merasa yatim ketika mendengarkan lagu itu.
Salah satu pujian datang dari Anji Manji. Menurut musisi yang punya nama asli Erdian Aji Prihartanto itu, lagu Gala Bunga Matahari ini adalah lagu yang terbaik dari karya Sal Priadi.
"Gala Bunga Matahari, lagu terbaik di albummu, versiku," ujar Anji dalam unggahan Sal Priadi di Instagram.Baca Juga: Nobar Film Lafran di Pekanbaru, Tarik Perhatian Kalangan Muda hingga Tokoh Publik
Sejumlah netizen mengamini penilaian musisi yang kini sedang dalam proses perceraian dengan Wina Natalia. Mereka menyatakan lagu Gala Bunga Matahari adalah lagu terbaik yang ada di album dari penyanyi asal Malang Jawa Timur.
Lagu Gala Bunga Matahari dari Sal Priadi menggambarkan tentang perasaan rindu sekaligus keinginan untuk bertemu dengan sosok yang sangat dicinta. Namun sayangnya hal itu tidak memungkinkan karena sudah berada di alam yang berbeda.
Berikut lirik lagu Gala Bunga Matahari, lagu terbaru Sal Priadi:
Baca Juga: Lagu Ini Viral di Media Sosial, Ini Makna ‘Gala Bunga Matahari’ Karya Sal PriadiBaca Juga: Lagu Ini Viral di Media Sosial, Ini Makna ‘Gala Bunga Matahari’ Karya Sal Priadi
Mungkinkah
Mungkinkah
Mungkinkah
Kau mampir hari ini
Bila tidak mirip kau jadilah bunga matahari
Yang tiba-tiba mekar di taman
Meski bicara dengan bahasa tumbuhan
Ceritakan padaku
Bagaimana tempat tinggalmu yang baru
Adakah sungai sungai itu benar benar
Dilintasi dengan air susu
Juga badanmu tak sakit sakit lagi
Kau dan orang orang di sana muda lagi
Semua pertanyaan
Temukan jawaban
Hati yang gembira sering kau tertawa
Benarkah orang bilang ia memang suka bercanda
Mungkinkah
Mungkinkah
Mungkinkah
Kau mampir hari ini
Bila tidak mirip kau jadilah bunga matahari
Yang tiba-tiba mekar di taman
Meski bicara dengan bahasa tumbuhan
Kan ku ceritakan padamu
Bagaimana hidupku tanpamu
Kangennya masih ada di setiap waktu
Kadang aku menangis bila aku perlu
Tapi aku sekarang sudah lebih lucu
Jadilah menyenangkan seperti katamu
Jalani hidup dengan penuh suka cita
Dan percaya kau ada dihatiku selamanya
Mungkinkah
Mungkinkah
Mungkinkah
Kau mampir hari ini
Bila tidak mirip kau jadilah bunga matahari
Mungkinkah
Mungkinkah
Mungkinkah
Kau mampir hari ini
Bila tidak sekarang janji kita pasti kan bertemu lagi
***
Editor : RP Edwar Yaman