PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Lebih dari 15 ribu tiket terjual pada konser musik 'Tunggu Aku di' Pekanbaru Sheila on 7 di Kota Pekabaru. Hingga pukul 16.00 WIB, kuota 15 ribu habis. Namun seperti disebutkan CEO GoldLive Faqih Mulyawan, sesuai kapasitas venue, pihaknya masih menyediakan tiket. Itu pun dalam jumlah sangat terbatas.
''Sudah 15 ribu terjual, namun masih ada untuk tiket festival B, namun jumlah sangat terbatas,'' sebut Faqih pada jumpa pers, Sabtu (31/8/2024) petang.
Para penonton, menurut Faqih, tidak hanya berasal dari Riau, tapi juga berbagai daerah di Indonesia. Justru penonton dari Jakarta masuk urutan kedua jumlah penonton terbesar dari luar Riau.
''Kami mencatat dari luar Riau itu Jakarta terbanyak, kemudian Sumatera Utara. Kami juga mencatat banyak juga dari Malaysia, Singapura bahkan beberapa dari Brunei,'' sebut Faqih.
Pertunjukan musik 'Tunggu Aku di' Sheila on 7 ini merupakan tur lima kota di Indonesia. Pekanbaru merupakan kota ketiga setelah Makassar dan Samarinda.
CEO Antara Suara Andri Verraning Ayu menyebutkan, Kota Pekanbaru dipilih lewat kurasi dan penilaian atas berbagai aspek. Di antaranya dari antusiasme masyarakatnya dan jumlah Sheila Gank, sebutan penggemar Sheila on 7, yang ada di sebuah kota.
''Kami pilih Pekanbaru karena kami melihat masyarakat antusias menghadiri berbagai pertunjukan dan hiburan,'' sebut perempuan yang akrab disapa Ayu ini.
Antusiasnya Sheila Gank menonton musisi pujaan mereka ini terlihat sejak pukul 14.30 WIB di Kompleks Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai.
Antrean Sheila Gank sudah mengular di pintu masuk area konser yang menuju ke Stadion Atletik itu. Namun Ayu memastikan pengalaman dan kenyamanan penonton menjadi prioritas pihaknya.
''Kenyamanan nomor satu. Harapan kami apa yang kami usahkan di semua kota adalah kenyamanan semua Sheila Gank, memaksimalkan pengalaman semua penonton,'' ungkap Ayu.
Duta dan kawan-kawan dijadwalkan naik panggung sekitar pukul 20.00 WIB. Sebelum mereka turun menghibur, akan lebih dulu diawali band pembuka. Yaitu Haru Bisu, band lokal Pekanbaru dan band asal Semarang, Good Morning Everyone.(end)
Editor : RP Edwar Yaman