Dahlan Iskan Urakan, tapi Kerja Nyata
Redaksi • Rabu, 5 Juni 2013 | 08:21 WIB
JAKARTA (RP) - Satu lagi buku tentang sosok Dahlan Iskan diluncurkan. Kali ini, pengamat politik Fachry Ali dan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino yang berduet menyusun buku mengenai menteri BUMN itu.
Buku dengan judul Antara Pasar dan Politik, BUMN di Bawah Dahlan Iskan diterbitkan oleh Gramedia. Selama ini Fachry menilai, Dahlan terkenal sebagai tokoh yang berani melakukan terobosan.
‘’Keberaniannya untuk menentang sistem yang salah yang telah berlangsung lama, membuat Pak Dahlan dijuluki menteri kontroversial,’’ ujar Fachry saat membedah buku tersebut di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, Selasa (4/6).
‘’Sifat-sifat seperti itu (yang dimiliki Dahlan, red), sifat itulah yang sebenarnya diperlukan Indonesia saat ini,’’ sambung dia.
Saat ini, kata dia, Indonesia butuh pemimpin seperti Dahlan. Meski terkadang urakan, mantan Dirut PLN itu, selalu melakukan kerja nyata. ‘’Indonesia memerlukan pemimpin seperti itu. Pak Dahlan di mata saya memang urakan. Tetapi beliau selalu membawa gebrakan pembaharuan,’’ papar Fachry.
Di tempat yang sama, Dawam Rahardjo yang bertindak sebagai pembicara dalam bedah buku itu mengatakan, BUMN harus dikelola oleh orang yang profesional. Sebab bila diurus dengan cara birokratis, menurut pria bergelar profesor itu, hasilnya akan kurang berhasil.
‘’Untuk melawan sistem birokrasi yang mengekang, BUMN harus ditangani oleh kaum profesional dan saat ini BUMN dipimpin oleh orang yang tepat,’’ pungkasnya.
Diskusi buku ini dihadiri sekitar 150 orang. Mereka datang dari berbagai kalangan. Hadir pula Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) RJ Lino.
Ajak Syahrini Berlayar Dua Jam
Menteri BUMN Dahlan Iskan berencana akan mengajak ratusan wartawan untuk meresmikan kapal baru milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) di penyeberangan Merak-Bakauheni.
‘’Kita akan undang 100 wartawan untuk berlayar selama dua jam di kapal terbaik di penyeberangan Merak, hari Senin tanggal 10 nanti,’’ ujar Dahlan di kantornya, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (4/6).
Selain akan mengundang wartawan, Dahlan juga akan mengundang beberapa penyanyi. Sejauh ini yang sudah pasti adalah Syahrini. Sementara untuk penyanyi legendaris Iwan Fals dan grup band Slank sedang diusahakan.
Peresmian kapal Ferry ini dilakukan untuk menghadapi Hari Raya Idul Fitri nanti agar tidak terjadi penumpukan penumpang. Kapal Ferry ini merupakan kapal bekas terbaik dari Inggris.
‘’Kapal ini bekas Inggris dan terbaik di dunia. Ini untuk menghadapi persiapan lebaran, ada penambahan kapal nanti,’’ jelas mantan dirut PLN ini.
Kapal baru milik ASDP ini direncanakan akan diresmikan pada 10 Juni 2013 bersama Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono serta direksi ASDP. Kapal ini merupakan kapal terbesar yang pernah dimiliki ASDP. Meskipun kapal bekas dari Inggris, namun kapal baru milik ASDP ini cukup mewah.(chi/jpnn)
Editor : RP Redaksi