Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Update Pembunuhan Pensiunan BUMN, Polisi Temukan Mobil di Bengkulu, sang Sopir Terus Diburu

Hendrawan Kariman • Selasa, 11 Juni 2024 | 22:41 WIB
Polisi melakukan pengecekan mayat Saiwan yang ditutup selimut saat ditemukan tewas di dalam rumahnya pada Rabu (29/5/2024) silam.
Polisi melakukan pengecekan mayat Saiwan yang ditutup selimut saat ditemukan tewas di dalam rumahnya pada Rabu (29/5/2024) silam.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Polisi masih memburu terduga pelaku perampokan sekaligus pembunuhan terhadap Saiwan (68), pensiunan perusahaan BUMN di Pekanbaru. Polisi telah memburu pelaku sampai ke Bengkulu.

Kapolsek Bina Widya Kompol Asep Rahmat mengatakan, pihaknya telah mengejar pelaku sampai ke rumah keluarganya. Kendati hasil masih nihil, namun polisi mendapatkan barang bukti kasus ini.

''Kami telah mendapatkan barang bukti berupa mobil Ertiga milik korban yang dibawa lari pelaku. Mobil itu dititipkan di rumah saudaranya di Bengkulu,'' kata Kompol Asep pada Selasa (11/6/2024).

Berdasarkan penyelidikan di Bengkulu, pelaku diketahui hanya singgah menitipkan mobil tersebut. Pelaku melanjutkan pelariannya.

''Usai menitipkan mobil itu, pelaku kabur lebih jauh lagi. Saat ini pelaku masih terus kami buru,'' tambah Kompol Asep.

Mobil itu sendiri diamankan di rumah suadara terduga pelaku di Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Mobil itu diketahui dititipkan terduga pelaku pada Senin (3/6/2024) lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Saiwan ditemukan tewas di rumahnya, Perumahan Mandala Garden, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru pada Rabu (29/5/2024) lalu. Jenazah ditemukan pertama kali oleh anak korban sekitar pukul 19.00 WIB malam dalam kondisi jenazah tertutup selimut.

Saat ditemukan oleh dua putrinya, Siti Aisyah dan Siti Hamidah, terdapat bercak darah yang telah mengering di samping jenazah.

Terkait temuan mayat itu, Kanit Reskrim Polsek Bina Widya Iptu Santo Morlando mengatakan terdapat luka pada bagian kepala korban. Jenazah juga terlihat diseret dari tempat awal sebelum diselimuti di ruang tengah rumah.

Polisi juga mendapati informasi bahwa, korban yang baru sekitar dua hari kembali dari Medan, ditemani seorang sopir yang menjadi terduga pelaku dalam kasus ini.

Dugaan perampokan ini menguat karena hilangnya barang berharga milik korban, seperti 1 unit mobil jenis minibus beserta BPKB. Selain itu, informasi dari pihak keluarga, setiba di Pekanbaru dari Medan, korban juga sempat pergi ke bank.

Iptu Santo menyebutkan, dari dalam rumah korban, Polisi hanya menemukan barang-barang berupa kacamata, selimut dan bantal. Hingga dugaan yang diterapkan saat ini oleh Kepolisian adalah perampokan yang berujung pada kematian.

Laporan: Hendrawan Kariman (Pekanbaru)

Editor : RP Edwir Sulaiman
#pembunuhan #bengkulu #Pensiunan BUMN membusuk di rumah #Polsek Binawidya