Tim SAR Evakuasi Enam Penumpang

Wira Saputra • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 10:29 WIB
Tim SAR mengevakuasi penumpang kapal yang mengalami mati mesin di perairan Sungai Dua Batang Suir, Kepulauan Meranti, Rabu (30/9/2026). Enam penumpang berhasil dievakuasi menggunakan RIB 03 Meranti dan dibawa menuju Pelabuhan Suak Meranti. (SAR Meranti untuk Riau Pos)
Tim SAR mengevakuasi penumpang kapal yang mengalami mati mesin di perairan Sungai Dua Batang Suir, Kepulauan Meranti, Rabu (30/9/2026). Enam penumpang berhasil dievakuasi menggunakan RIB 03 Meranti dan dibawa menuju Pelabuhan Suak Meranti. (SAR Meranti untuk Riau Pos)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Perjalanan enam penumpang dari Selatpanjang menuju Desa Batang Buah, Kepulauan Meranti, mendadak terhenti setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami gangguan mesin di tengah perairan Sungai Dua Batang Suir, Rabu (30/9).

Kapal dilaporkan mengalami masalah pada bagian propeler hingga mesin mati dan tidak dapat melanjutkan pelayaran. Kondisi tersebut membuat para penumpang membutuhkan bantuan evakuasi.

Kantor SAR Pekanbaru yang menerima laporan sekitar pukul 08.45 WIB langsung mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Meranti ke lokasi kejadian.

Baca Juga: Saksi Sebut Keluarga Terdakwa Ikut Nikmati Rp17 Miliar Perkara Penggelapan di Riau Pos

‘’Mesin kapal mati saat kapal sedang dalam perjalanan dari Selatpanjang menuju Desa Batang Buah,’’ ujar Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi.

Menurut Budi, gangguan terjadi ketika kapal berada di tengah perjalanan. Kerusakan pada propeler menyebabkan kapal kehilangan kemampuan untuk bergerak sehingga para penumpang harus dievakuasi.

Setibanya di lokasi, lima personel Tim Rescue Unit Siaga SAR Meranti langsung melakukan proses evakuasi menggunakan RIB 03 Meranti.

Baca Juga: Saksi: Pembayaran Kepentingan Pribadi Direksi Riau Pos Tanpa Sepengetahuan Manajer Keuangan

Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Suak Meranti untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Budi mengingatkan masyarakat yang melakukan aktivitas pelayaran agar tidak mengabaikan kondisi kapal sebelum berangkat. Pemeriksaan mesin dan perlengkapan keselamatan dinilai penting untuk mengantisipasi gangguan selama perjalanan.

‘’Saat bepergian menggunakan kapal, perlengkapan keselamatan juga harus dipastikan tersedia dan dapat digunakan untuk mengantisipasi kondisi darurat selama perjalanan di perairan,’’ pesan Budi.(wir)

 

Editor : Arif Oktafian
evakuasi kapal kepulauan meranti tim sar selatpanjang