Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kenang Kontribusi Tay Juhana, Monumen Pelopor Sejati Sambu Group Diresmikan

Prapti Dwi Lestari • Rabu, 10 Juli 2024 | 10:11 WIB
Monumen Pelopor Sejati di PT RSUP Divisi Perkebunan KM 09 yang baru saja diresmikan, Senin (8/7/2024).
Monumen Pelopor Sejati di PT RSUP Divisi Perkebunan KM 09 yang baru saja diresmikan, Senin (8/7/2024).

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Guna mengingat dan menghormati warisan kontribusi mendiang Tay Juhana yang merupakan pendiri Sambu Group terhadap ekosistem kelapa, Sambu Group meresmikan Monumen Pelopor Sejati Sambu Group, Senin (8/7/2024) lalu di PT Riau Sakti United Plantations (PT RSUP) Divisi Perkebunan, KM 09, Kecamatan Pulau Burung, Indragiri Hilir (Inhil) Riau.

Keberadaan monumen tersebut diperuntukkan guna mengenang founder dari Sambu Group, Tay Juhana yang dikenal sebagai seorang visioner yang dapat melihat potensi dari Kelapa Indonesia khususnya Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Event yang bertema “Tribut dan Komemorasi Mr Tay Juhana” ini pun berlangsung secara khidmat. Kegiatan juga dihadiri olehKapolsek Pulau Burung Iptu Delni Atma Saputra SH MH, serta Danramil Pulau Burung Lettu Infanteri R Ginting. Hadir juga dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat, mantan karyawan dan karyawan Sambu Group.

Corporate Communication Manager Sambu Group, Dwianto Arif Wibowo menjelaskan, monumen pelopor sejati ini akan menjadi simbol penghargaan dan pengingat sosok mendiang Tay Juhana, serta diharapkan dapat mendorong semangat inovasi dan keberlanjutan di masa depan.

Apalagi, kontribusi mendiang Tay Juhana untuk masyarakat, kemanusiaan, dan dunia akan dikenang karena memberi nilai bagi kehidupan, seperti jajaran pohon kelapa di perkebunan yang menghidupi mahkluk di sekitarnya.

Bahkan, mendiang Tay Juhana dikenal sebagai sosok yang visioner dan pelopor dalam agribisnis, yang telah membawa inovasi dan perubahan signifikan dalam praktek perkebunan kelapa.

Dedikasi dan kerja kerasnya telah menciptakan lapangan kerja bagi ribuan orang dan memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian lokal dan nasional.

"PT RSUP Divisi Perkebunan dipilih menjadi lokasi monumen karena di situ merupakan tempat peristirahatan terakhir mendiang Tay Juhana," ucapnya

Selain itu, monumen ini juga memiliki bentuk penuh makna. Salah satunya adalah adanya gelombang bercabang tiga. Cabang-cabang ini melambangkan Tiga Tugas Sambu Group.

Yang pertama, berpartisipasi dalam harmoni antara kemanusiaan dan alam sekitar dalam menjaga kesinambungan semua makhluk hidup.

Yang kedua, yakni membawa manfaat pada semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam perkembangan Sambu Group dengan tatacara yang inklusif. Dan yang ketiga adalah membawa manfaat bagi seluruh karyawan dan pemegang saham dalam memastikan keberlanjutan Sambu Group.

Selain itu ada Gelombang berbentuk Huruf S, ada Tunas Kelapa, serta Gelombang dan Daun Kelapa yang menunjuk ke atas. Semuanya memiliki makna dan arti.

"Pemaknaan Monumen bisa langsung dicerna dengan membaca Prasasti yang disematkan di pedestal Monumen Pelopor Sejati ,”lanjut Dwianto Arif.

Pembangunan Monumen Pelopor Sejati berkolaborasi dengan seniman patung nasional asal Yogyakarta, Wahyu Santosa.

Pembangunan monumen melalui berbagai tahapan, dan membutuhkan perenungan tersendiri. Karena monumen tidak berupa patung mendiang Tay Juhana, melainkan nilai-nilai dan kontribusi yang dimilikinya dalam bentuk memorabilia yang penuh makna.

Laporan: Prapti Dwi Lestari (Pekanbaru)

Editor : RP Edwir Sulaiman
#pulau burung #monumen #Sambu Group #Founder