Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

RSUD Indrasari Rengat Rawat Bayi Gizi Buruk

Erwan Sani • Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:30 WIB
Plt Direktur RSUD Indrasari Rengat, Sepriadi didampingi Camat Batang Peranap, Yusri Erdi SPd (kanan) saat meninjau pasien gizi buruk, Rabu (13/10/2021).
Plt Direktur RSUD Indrasari Rengat, Sepriadi didampingi Camat Batang Peranap, Yusri Erdi SPd (kanan) saat meninjau pasien gizi buruk, Rabu (13/10/2021).
RENGAT (RIAUPOS.CO) - RSUD Indrasari Rengat rawat pasien gizi buruk atas nama Alula Farzama Ayu Ningdia. Bayi usia tiga bulan asal Kecamatan Batang Peranap itu menderita gizi buruk akibat mengalami gangguan pada saluran makan.
 
Sehingga bayi perempuan tersebut, hanya terbaring lemas di ruang Irna Anak pada RSUD Indrasari Rengat. "Benar, sejak hari ini pasien gizi buruk dirawat di RSUD Indrasari Rengat pada Irna Anak," ujar Plt Direktur RSUD Indrasari Rengat, Sepriadi didampingi,  dr Reni Handayani, Rabu (13/10/2021).
 
Menurutnya, pasien tersebut dirujuk dari Puskesmas ke RSUD Indrasari Rengat pada Rabu (13/10/2021). Pasien tersebut saat dirujuk didampingi orang dan Camat Batang Batang Peranap serta pihak Puskesmas.
 
Setelah ditangani di ruangan IGD, pasien gizi buruk tersebut diketahui mengalami gangguan pada saluran makan. Sehingga sulit untuk makan dan minuman.
 
 "Pasien sudah kami tangani, sambil menunggu berkembang selanjutnya," sebut Sepriadi.
 
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak tertutup kemungkinan pasien gizi buruk tersebut harus dioperasi. Hanya saja, operasi tersebut tidak mungkin dilakukan saat ini, mengingat usia pasien masih bayi.
 
Untuk itu harapnya, dalam masa penanganan dan perawatan di RSUD Indrasari Rengat, hendaknya ada perbaikan terhadap kondisi kesehatan pasien.
 
 "Kami akan melakukan evaluasi terhadap kondisi kesehatan pasien setiap harinya," terangnya.
 
Laporan: Raja Kasmedi (Rengat) 
 
Editor: Erwan Sani
Editor : RP Erwan Sani