Pada hari pertama, DPD PAN Inhu sudah menerima satu pendaftar bakal calon bupati yakni, Ade Agus Hartanto. "Hari pertama dibuka pendaftaran penjaringan bakal calon, sudah ada yang ambil formulir yakni Ade Agus Hartanto," ujar Ketua DPD PAN Inhu, Taufik Hendri didampingi Ketua Panitia penjaringan, Tengku Rendi.
Menurut Taufik Hendri, kesempatan yang diberikan kepada putra dan putri Kabupaten Inhu, tentunya yang terbaik dan siap serta serius untuk mengurus daerah ini. Selain itu, memiliki rekam jejak yang baik dan memiliki visi dan misi serta program untuk kemajuan Kabupaten Inhu.
Penjaringan ini perlu dilakukan, sebagai langkah awal untuk berkoalisi dengan partai lainnya. Karena, PAN memiliki 4 kursi, sedangkn syarat dan ketentuan untuk dapat mengusung pasangan bakal calon bupati dan Wabup minimal 8 kursi.
Untuk masa pendaftaran penjaringan bakal calon bupati dan Wabup ini sambungnya, sifatnya tentatif sambil menunggu arahan dari Ketum DPP PAN. "Sesuai jadwal, kami akan ada Rakornas pada tanggal 9 hingga 11 mei di Jakarta. Dari hasil Rakornas ini akan diketahui tentang penjaringan ini," terangnya.
Dalam pada itu, tim DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhu, Dadik Supriyanto usai mengambil formulir mengatakan bahwa, PAN salah satu partai yang sudah dikomunikasikan. "Sebelum pengambilan formulir ini, komunikasi intens sudah berjalan antara PKB dan PAN," ucapnya.
Sehingga melalui pengambilan formulir ini, sebagai tindak lanjut dari komunitas selama ini. Bahkan, ini sebagai bentuk keseriusan kader PKB yakni Ade Agus Hartanto untuk maju sebagai calon bupati Inhu.
Tim DPC PKB Inhu tambahnya, sudah mengambil formulir pendaftaran penjaringan bakal calon di PDI-P, PKS dan Partai Demokrat daerah itu. "Usai dari PAN, kami juga akan mengambil formulir di Partai Perindo dan NasDem yang juga sudah terjalin komunikasi selama ini," beber Dadik Supriyanto yang juga Caleg terpilih dari Dapil III Inhu.(kas)
Editor : RP Rinaldi