Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Naik Sampan usai Panen Sawit, Warga Desa Pulau Gelang Tenggelam di Sungai Indragiri

Raja Kasmedi • Minggu, 12 Mei 2024 | 20:17 WIB
Petugas KPBD Inhu melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Indragiri, Sabtu (11/5/2024).
Petugas KPBD Inhu melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Indragiri, Sabtu (11/5/2024).

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Sungai Indragiri di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kembali makan korban. Kali ini dialami oleh Fikri Arif (18), warga Dusun Pulau Kemudi Desa Pulau Gelang Kecamatan Kuala Cenaku Kabupaten Inhu.

Korban yang baru menamatkan pendidikan di salah satu SMA di Rengat, tenggelam di Sungai Indragiri setelah sampan yang dinaikinya karam. Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan.

"Kejadian yang dialami korban terjadi pada Sabtu (11/5/2024) sekitar pukul  10.00 WIB di Sungai Indragiri Desa Pulau Gelang," ujar Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu, Mulyadi S.Sos, Ahad (12/5/2024).

Dijelaskannya, pada pagi menjelang siang itu, korban bersama rekannya baru saja pulang panen kelapa sawit. Di mana, lokasi kebun kelapa sawit yang dipanen itu berada di seberang. Ketika berencana pulang, korban bersama rekannya kembali naik sampan. Selain korban bersama rekannya, di dalam sampan tersebut juga ada buah kelapa sawit.

Awalnya, perjalanan sampan yang ditumpanginya tidak ada kendala. Hanya saja, ketika akan mendekati bibir sungai atau sekitar 15 meter menjelang tiba-tiba sampan karam. Tidak diketahui secara pasti penyebab sampan tersebut karam. Hanya saja, kondisi air Sungai Indragiri dalam kondisi naik.

"Selain kondisi air naik, arus sungai juga cukup deras," ungkapnya.

Korban yang tidak bisa berenang, tidak bisa berbuat apa-apa.

"Dari saksi yang melihat, korban sempat muncul dari dalam air beberapa kali dan setelah itu langsung hilang," tambahnya.

Atas kejadian itu, pihaknya langsung turun melakukan pencarian bersama warga daerah itu. Namun hingga Ahad (12/5/2024) pukul 17.00 WIB, masih dilakukan pencarian dan korban belum berhasil ditemukan.(kas)

 

 

Editor : RP Edwar Yaman
#kpbd inhu #korban tenggelam #sungai indragiri