RENGAT (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 6.370 pelajar tingkat SMP di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tercatat dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tahun ajaran 2024/2025. Namun, hanya 6.010 pelajar yang diterima atau sebanyak 360 orang tidak diterima.
Demikian disampaikan Kepala Disdikbud Kabupaten Inhu, Kamaruzaman SSos MSi ketika dikonfirmasi melalui Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar pada Disdikbud Inhu, DR Anto SSos MSi, Rabu (10/7/2024).
"Tahapan penerimaan hingga daftar ulang sudah tuntas. Makanya dapat diketahui jumlah pelajar SMP tahun ajaran 2024/2025 ini," ujarnya.
Dijelaskannya, sebanyak 6.370 pelajar itu tersebar di 63 SMP negeri dan satu SMP swasta yakni Darul Ulum Indragiri. Bahkan, dari pelaksanaan PPDB itu, diketahui ada satu sekolah yakni SMPN 3 Lubuk Batu Jaya tidak ikut dalam PPDB online.
Pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab SMPN 3 Lubuk Batu Jaya tidak ikut PPDB online.
"Informasi yang saya terima dari Korwil Disdikbud, SMPN 3 Lubuk Batu Jaya hanya menerima 44 pelajar baru," ungkapnya.
Kemudian sebutnya, sebanyak 360 pelajar yang sebelumnya tidak diterima atau ditolak saat mendaftar secara online, saat ini sudah mendaftar ke sekolah terdekat. Karena prinsipnya, anak-anak tersebut harus dapat melanjutkan pendidikan.
Selain itu sebutnya, sekolah yang sudah memenuhi kuota, tidak mungkin menambah jumlah siswa. Sebab, sekolah yang sudah memenuhi kuota, dilarang menambah jumlah siswa. Karena dikhawatirkan datanya tidak terbaca di Dapodik. Akibatnya, dana BOS tidak akan bisa diterima.
Lebih jauh disampaikannya, pasca PPDB, dilanjutkan dengan persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
"Sebagian sekolah memulai MPLS pada Sabtu (13/7/2024) sebagian juga ada yang memulai pada Senin (15/7/202) atau bersamaan dengan awal tahun ajaran baru," beber Anto.
Laporan: Raja Kasmedi (Rengat)