RENGAT (RIAUPOS.CO) - Sedikitnya delapan kecamatan dalam wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) akan menjadi lintasan kegiatan seismik oleh PT EMP Tunas Energi. Untuk tahapan seismik tersebut diawali dengan sosialisasi di tingkat kabupaten, Jumat (20/9/2024) di aula kantor Bappeda Inhu.
Demikian disampaikan General Manager PT EMP Tunas Energi, Herman Dahlina saat kegiatan sosialisasi. Pada kegiatan sosialisasi itu dengan Pemerintah Kabupaten Inhu dihadiri Polres Inhu, Kejari Inhu, Kodim 0302/Inhu serta stakeholders lainnya.
"Nantinya setelah sosialisasi bersama Pemerintah Kabupaten dan Forkopimda Inhu ini, perusahaan juga akan melakukan sosialisasi di tingkat kecamatan hingga ke tingkat kelurahan dan desa," ujar General Manager PT EMP Tunas Energi, Herman Dahlina.
Dijelaskannya, pelaksanaan sosialisasi itu dengan latarbelakang bahwa, anak usaha PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) yakni PT EMP Tunas Energi telah menandatangani Kontrak Kerja Sama (KKS) dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
Kemudian dengan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk mengoperasikan Blok South CPP pada tanggal 1 Desember 2021 lalu
Dalam kontrak yang telah ditandatangani tersebut, PT EMP Tunas Energi telah berkomitmen untuk melakukan studi geological dan geophysical.
Salah satunya, pekerjaan seismik 2D sepanjang 500 kilometer di blok tersebut.
Seismik itu, merupakan upaya pencarian cadangan Migas di bawah permukaan bumi menggunakan gelombang seismik (suara) yang dimasukkan ke dalam tanah.
Selanjutnya, direfleksikan sepanjang perbedaan lapisan tanah atau batasan-batasan batuan.
"Upaya itu dilakukan dalam rangka eksplorasi daerah yang diduga memiliki kandungan hidrokarbon (minyak dan gas bumi)," ungkapnya.
Akuisisi dan pengolahan data seisimik tersebut bertujuan, untuk mendukung program pengeboran eksplorasi pada tahun 2025 mendatang.
Sehingga untuk mendukung studi pematangan prospek lapangan cenako agar segera menjadi prospek yang dapat dilakukan pengeboran.
Selain itu, hasil seismik juga nantinya akan menambah data untuk melihat potensi cadangan minyak dan gas bumi.
"Selain Kabupaten Inhu, kegiatan seismik juga akan melintasi beberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Kuansing," terangnya.
Dalam itu, Pj Sekdakab Inhu, Boyke David Elman Sitinjak SE MSi pada kesempatan itu menyampaikan dukungan penuh terhadap PT EMP Tunas Energi.
"Ini menjadi tugas pemerintah untuk mengawal dan mendampingi kegiatan PT EMP Tunas Energi sesuai tupoksi," ucapnya.
Pendampingan itu lebih ditekankan kepada para camat di daerah lintasan hingga para Kades. "Berikan informasi yang jelas kepada masyarakat agar kegiatan seismik dapat berjalan lancar," harapnya.
Laporan: Raja Kasmedi (Rengat)