RENGAT (RIAUPOS.CO) - Warga Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kembali dihebohkan oleh aksi nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Kali ini dilakukan oleh seorang mahasiswa berinisial RR (21), warga Jalan Manggis Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Inhu.
Kejadian itu dilakukannya di salah satu rumah kosong di Jalan Manggis Kelurahan Pematang Reba.
"Benar, ada dugaan bunuh diri dengan cara gantung. Hal itu juga didukung oleh hasil pemeriksaan dokter RSUD Indrasari pada Senin (10/2/2025) sekira pukul 01.00 WIB," ujar Misran, Senin (10/2/2025).
Dijelaskannya, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, pada Sabtu (9/2/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, saksi Riska Rahayu baru pulang ke rumah. Di mana, saksi tinggal tak jauh dari tempat korban gantung diri.
Saat itu saksi melihat ada sepeda motor warna putih, terparkir di depan pintu utama rumah kosong tersebut. Bahkan, saksi mengira bahwa, sepeda motor tersebut milik adik iparnya atas nama Yuda.
Karena dikira adik iparnya, lalu saksi masuk ke dalam rumahnya melakukan aktivitas seperti biasa yakni masak dan beres-beres rumah. Usai beraktivitas, sepeda motor tersebut masih saja terparkir seperti biasa.
Sekitar pukul 17.00 WIB, saksi pergi untuk membeli token listrik yang berada di samping rumahnya.
"Saksi sudah sempat curiga, kursi plastik yang biasa digunakan untuk tegak mengisi token listrik sudah berpindah tempat," ungkapnya.
Tidak hanya itu, usai saksi berjualan makanan di Simpang Tugu Ikan Patin Kelurahan Pematang sekitar pukul 22.30 WIB, sepeda motor tersebut tetap saja terparkir seperti biasa. Sehingga kecurigaannya semakin tinggi.
Dengan kejadian itu, saksi kembali ke Simpang Tugu Ikan Patin memberitahu kepada Padli tentang sepeda motor tersebut. Bahkan, Padli bersama dua temannya langsung menuju rumah tersebut.
Padli bersama temannya sempat memanggil-manggil ke arah dalam rumah kosong tersebut. Namun tidak ada suara, hingga akhirnya masuk ke dalam rumah dengan menghidupkan senter handphone.
Baca Juga: Pemkab Rohil Sampaikan Empat Usulan Ranperda
Tidak berapa lama, Padli bersama dua temannya keluar dari rumah itu dan menyebut ada orang gantung diri.
"Atas kejadian itu, langsung dilaporkan kepada warga setempat hingga menjadi heboh," ungkapnya.
Masih katanya, belum diketahui motif bunuh diri yang dilakukan mahasiswa salah satu kampus di Inhu itu. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, selama ini korban pendiam dan terkesan tertutup.
"Korban juga sedang melakukan masa kuliah di Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat," terangnya.(kas)
Editor : Edwar Yaman