RENGAT (RIAUPOS.CO)- Penyambutan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dengan prosesi Adat Melayu terus dimatangkan. Kamis (27/2), selain telah dilakukan pemasangan tenda dan peralatan lainnya, juga telah dilakukan gladi.
Persiapan penyambutan bupati dan wabup kembali dimatangkan melalui gladi resik yang akan dilaksanakan, Sabtu (1/3) mendatang. Karena sesuai jadwal, Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto SSos MSi dan Wabup Inhu Ir H Hendrizal MSi pulang ke Inhu usai mengikuti retreat, Sabtu (1/2).
“Sesuai jadwal, penyambutan bupati dan wabup dilaksanakan di rumah dinas bupati Ahad (2/5),” ujar Ketua Panitia Penyambutan Ahmad Syukur SSos MSi, Kamis (27/2).
Untuk kegiatan penyambutan bupati dan wabup sebutnya, sudah dipasang sebanyak 15 tenda. Keberadaan belasan tenda itu dipasang di Jalan Ahmad Yani atau persis di depan rumah dinas bupati.
Sehingga sebelum hingga pelaksanaan acara penyambutan, Jalan Ahmad Yani ditutup untuk sementara. “Tamu dan undangan selain disiapkan, juga memanfaatkan pendopo yang berada di depan rumah dinas bupati,” ucap Ahmad Syukur yang juga Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Umum, Setdakab Inhu.
Karena penyambutan bupati dan wabup melalui acara Adat Melayu, saat ini juga dipasang pelaminan. Di mana, pelaminan itu disiapkan untuk tempat duduk bupati dan wabup bersama istri untuk pemberian tepuk tepung tawar.
Sesuai undangan yang disiapkan, sambung Ahmad Syukur, akan ada ribuan tamu dan undangan serta masyarakat Kabupaten Inhu yang akan hadir pada acara penyambutan bupati dan wabup. Bahkan, untuk saat ini panitia sudah menyiapkan sebanyak 1.300 porsi makanan.
Makanan itu, tambahnya, untuk persiapan untuk berbuka puasa bersama. “Karena kegiatan penyambutan bupati dan wabup bersamaan dengan puasa Ramadan, makanya dirangkai dengan berbuka puasa bersama,” tambahnya.
Lebih jauh disampaikannya, panitia juga menyiapkan tempat wudhu untuk pelaksanaan salat Magrib jemaah yang dipusatkan di Gedung Sejuta Sungkai atau bersebelahan dengan rumah dinas bupati. “Persiapan penyambutan bupati dan wabup sudah mencapai 80 persen,” terangnya.(kas)
Editor : Arif Oktafian