Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Inhil Berpeluang Menjadi Daerah Penghasil Padi

Redaksi • Selasa, 29 April 2025 | 11:07 WIB
Pj Sekda Inhil Tantawi Jauhari didampingi forkopimda saat melakukan panen raya dan tanam padi serentak di Desa Bayas, Kempas, Inhil, Ahad (27/4/2025).
Pj Sekda Inhil Tantawi Jauhari didampingi forkopimda saat melakukan panen raya dan tanam padi serentak di Desa Bayas, Kempas, Inhil, Ahad (27/4/2025).

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Pj Sekda Indragiri Hilir (Inhil) H Tantawi Jauhari mengikuti panen raya dan tanam padi secara serentak di Desa Bayas, Kecamatan Kempas, Inhil, Ahad (27/4).

Kegiatan dihadiri Kepala Balai Besar PKH Kementerian Pertanian RI yang juga selaku Pj Brigade Pangan Riau, Wakil Koordinator Swasembada Pangan Riau dari Mabes TNI, Kepala Balai Penerapan Standarisasi dan Instrumen Pertanian Riau yang juga selaku Pj Swasembada Pangan ini, Tantawi Jauhari mengatakan, Inhil berpeluang menjadi daerah lumbung padi.

Menurutnya, dengan luas sawah terbesar di Provinsi Riau, Kabupaten Inhil berpeluang akan menjadi daerah penghasil lumbung padi. Hal ini sejalan dengan visi misi Pemda yaitu Indragiri Hilir Hebat dan Gemilang dengan Pertanian Terpadu Menuju Masyarakat Sejahtera.

“Potensi tersebut perlu perhatian semua pihak agar dapat mewujudkan swasembada pangan. Selama ini kami merasa terbantu atas dukungan TNI dan Polri dalam program sektor pertanian, tanpa bantuannya semua akan terasa sulit,” ucap Pj Sekda.

Dia menguraikan upaya Pemkab Inhil dalam mewujudkan swasembada pangan di Inhil di antaranya, penguatan alat brigade mesin pertanian untuk mendukung kecepatan tanam; menjaga kestabilan harga gabah dan beras, serta menggaungkan kewajiban konsumsi beras lokal Inhil.

“Kami harap upaya ini menjadi pendorong semangat petani dalam menyukseskan swasembada pangan dan mereka bisa tiga kali tanam dalam setahun. Tujuannya untuk meningkatkan taraf ekonomi petani agar hidupnya sejahtera,” katanya. 

Terakhir, ia menyampaikan rencana Menteri Pertanian yang akan memberi bantuan peralatan canggih untuk gabungan kelompok tani di Inhil berupa combine harvester untuk memotong serta merontokkan dan membersihkan hasil panen.

Transplanter untuk penanaman, traktor untuk pengolah tanah dan drone untuk penyemprotan secara akurat dan efisien serta alat modern lainnya.(*2)

Editor : Arif Oktafian
#kabupaten indragiri hilir #daerah penghasil lubung padi #panen raya #Tanam Padi Serentak