TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Setelah hewan ternak dimangsa harimau beberapa waktu lalu. Kondisi di Desa Griya Mukti Jaya, Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sempat mencekam. Saat ini situasi perlahan mulai kondusif, bahkan tim dari Balai Besar Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau masih berada di lokasi dan telah memasang kamera serta box trap atau perangkap.
Namun masyarakat di desa tersebut diminta terus waspada dan berhati-hati ketika melakukan aktivitas sehari-hari. Demikian disampaikan Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora SIK melalui Kapolsek Teluk Belngkong Iptu Abdullah Awang kepada Riaupos.co, Senin (2/6/2025).
"Saat ini kondisi sudah mulai kondusif dan tim BBKSDA juga masih berada di lokasi. Menunggu perkenbangan beberapa hari ke depan," kata Iptu Abdullah Awang.
Baca Juga: BRI Liga 1 2024/2025 Resmi Berakhir, Wujud Sinergi Antara Dunia Olahraga dan UMKM
Saat ini menuju lokasi hewan ternak yang ditemukan mati akibat serangan harimau juga masih diplang atau dipagar oleh pihak kepolisian.
"Dari informasi yang kami terima, kalau musim hujan harimau berada dibtempatnya dan kalau musim panas dia baru keluar mencari minum," ucap Kapolsek.
Namun dia kembali mengingatkan agar masyarakat terus mawas diri agar dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
"Kita harus selau hati-hati, jangan melakukan aktivitas di waktu yang bersamaan dengan hewan tersebut, dan jangan sendiri-sendiri. Daerah yang dianggap rawan sementara jangan dilalui,"tutur Kapolsek.
Dari informasi yang diterima, harimau sumatera melakukan aktivitasnya mulai dari waktu senja hingga menjelang terbit fajar. Dengan demikian agar tidak melakukan aktivitas di waktu yang sama jika tidak terlalu penting.(*2)
Editor : Edwar Yaman