Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Awalnya Kenal di Facebook, Jalin Hubungan hingga Kirim Foto dan Video Tanpa Busana, Cewek di Inhu Ini Jadi Korban Love Scamming Belasan Juta

Raja Kasmedi • Senin, 16 Juni 2025 | 17:55 WIB

Kasat Reskrim AKP Arthur Joshua Toreh STrK SIK MA didampingi Kasi Humas, Aiptu Misran SH dan Ps Kanit Pidum Aiptu S Nazara SH saat konfresnsi pers, Senin (16/6/2025)
Kasat Reskrim AKP Arthur Joshua Toreh STrK SIK MA didampingi Kasi Humas, Aiptu Misran SH dan Ps Kanit Pidum Aiptu S Nazara SH saat konfresnsi pers, Senin (16/6/2025)


RENGAT (RIAUPOS.CO) - Warga Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diimbau agar hati-hati. Karena, pelaku penipuan menggunakan identitas palsu untuk mencari cinta dan mendapatkan uang dari korbannya (love scamming) melalui media sosial mulai makan korban di daerah itu.

Buktinya, Kepolisian Resor (Polres) berhasil menangkap pelaku love scamming berinisial ARS (24) warga Desa Lahai Kemuning, Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Inhu.

Sementara korbannya seorang perempuan berinisial D (22),warga Kecamatan Batang Cenaku mengalami kerugian atas kejadian itu mencapai sekitar Rp 12 juta.

Dugaan pemerasan atas kasus itu diungkapkan Polres Inhu melalui konferensi pers pada Senin (16/6/2025).

Dimana, konferensi itu dipimpin Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Arthur Joshua Toreh STrK SIK MA didampingi Kasi Humas, Aiptu Misran SH dan Ps Kanit Pidum Aiptu S Nazara SH.

"Konferensi pers ini membongkar praktik kejahatan siber yang kini dikenal dengan istilah love scamming, yang melibatkan pelaku berinisial ARS (24),"ujar Kasat Reskrim AKP Arthur Joshua Toreh STrK SIK MA mengawali konferensi pers.

Kasus itu sebutnya, terungkap berkat keberanian seorang perempuan muda melapor ke polisi setelah menjadi korban pemerasan selama berbulan-bulan.

Awalnya, korban mengenal pelaku lewat media sosial Facebook sejak tahun 2023.

Dari perkenalan yang kemudian berkembang menjadi hubungan asmara secara daring.

Bahkan, korban terbuai oleh bujuk rayu pelaku hingga akhirnya mengirimkan foto dan video pribadi dalam kondisi tanpa busana.

Sementara keduanya, tidak pernah bertemu secara langsung.

 

Hubungan mirip pacaran itu, berakhir pada Desember 2024.

Namun, di situlah pelaku mulai melancarkan aksinya dengan modus awal mengaku kehilangan handphone (HP). Sementara di HP tersebut tersimpan foto-foto pribadi korban.

Modus yang dilancarkan pelaku melalui media sosial Facebook dengan nama "AA".

Akun itu juga dibuat pelaku, mengirim pesan dengan mengancam akan menyebarkan foto-foto pribadi tersebut.

"Pelaku mengancam dan ketika foto pribadi tidak mau tersebar, harus mengirim uang tebusan Rp 2 juta," ungkapnya.

Tak berhenti di situ, pelaku yang juga menggunakan nomor WhatsApp pribadinya, terus melancarkan aksi pemerasan dengan dalih membantu korban menghapus foto-foto dari perangkat yang hilang.

Korban menawarkan jasa rekayasa teknologi dengan biaya tambahan.

“Total kerugian korban mencapai sekitar Rp 12 juta selama kurun waktu Desember 2024 hingga Juni 2025,” jelas AKP Arthur dalam keterangannya.

Berawal dari laporan korban pada Jumat (14/6/2025), Tim Opsnal Satreskrim Polres Inhu melakukan operasi penangkapan dengan metode undercover.

Tim Opsnal bekerja sama dengan korban untuk memancing pelaku dengan mengatur pertemuan di depan toko emas di pasar Belilas, Jalan Lintas Timur, Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida.

Saat pelaku datang untuk menerima uang, tim langsung bergerak dan berhasil mengamankan ARS tanpa perlawanan.

Dari tangan pelaku disita barang bukti berupa satu unit handphone merk OPPO dan uang tunai Rp 2.500.000.

 

Hasil pemeriksaan juga mengungkap bahwa akun “AA” adalah milik pelaku sendiri dan nomor rekening tujuan pengiriman adalah akun dompet digital terhubung dengan situs judi online milik pelaku.

“Pelaku mengakui seluruh perbuatannya, termasuk membuat akun palsu dan modus penipuan yang dijalankan,” terangnya. (kas)

Editor : M. Erizal
#Kirim foto syur #pemerasan #kenal lewat facebook #love scamming #Penipuan di medsos #kenal lewat medsos #Kasus scamming di inhu #polres inhu #kejahatan siber #Korban love scam inhu #Penipuan di facebook