TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Melalui program Kabupaten Layak Anak, Pemkab Inhil mendorong ruang publik, sekolah, pelayanan kesehatan dan media agar mengacu pada kepentingan terbaik untuk anak. Bahkan Pemkab Inhil saat ini juga terus berupaya membangun ekosistem ramah anak yang memberikan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.
Demikian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Inhil Yuliantini usai menghadiri rangakaian perayaan Hari Anak Nasional di SMPN 1 Tembilahan, Senin (21/7/2025).
Dalam kesempatan itu, Wabup Rohil juga ikut menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba dalam rangkain hari anak nasional yang sudah berjalan beberapa waktu belakangan.
Wabup Yuliantini menyampaikan perayaan hari anak nasional merupakan momentum refleksi dan evaluasi tentang sejauh mana hak-hak anak terpenuhi.
"Saat ini Pemkab Inhil terus berupaya membangun ekosistem ramah anak yang memberikan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi," ujarnya.
Dengan adanya program Kabupaten Layak Anak, Pemkab Inhil juga mendorong ruang publik, sekolah, pelayanan kesehatan dan media agar mengacu pada kepentingan terbaik anak.
Sedangkan dalam kesempatan ini juga dilaksanakan penandatangan MoU antara Bunda PAUD Inhil Katerina Susanti Herman dengan mitra kerja PAUD, di antaranya HIMPAUDI, IGTKI, PGRI, Kemenag, HIPMI, IGRA, FAI, APSAI dan Bank Riau Kepri Syariah.
"Semoga kesepakatan ini memberi dampak positif bagi tumbuh kembang anak dan kemajuan dunia pendidikan di Inhil," harap Bunda PAUD Inhil Katerina Susanti.
Dalam rangkain perayaan anak ditutup dengan upacara dan penyerahan hadiah ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Tantawi Jauhari, Bunda PAUD Katerina Susanti, Plt Asisten 1, para pejabat Eselon II di lingkungan Pemkab Inhil dan unsur terkait lainnya.(*2)
Editor : Edwar Yaman