Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Iii Ngeri! Nelayan di Sungai Batang Inhil Tewas Diserang Buaya, Warga Khawatir dengan Keselamatan

M Ali Nurman • Selasa, 21 Oktober 2025 | 19:49 WIB
Ilustrasi buaya.
Ilustrasi buaya.

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Seorang nelayan kembali diserang buaya saat sedang mencari kerang di perairan Sungai Lima, Desa Kuala Sungai Batang, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (20/10/2025) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Kali ini, warga Desa Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang diketahui bernama Jupri yang menjadi korban hingga meninggal dunia akibat gigitan hewan predator tersebut.

Menurut keterangan Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora melalui Kapolsek Sungai Batang Iptu Bambang, Selasa (21/10/2025), kejadian itu di saat korban bersama 13 teman lainnya selesai mencari kerang dan ingin kembali ke desanya.

"Saat itu, korban hendak menaiki pompong yang ia tumpangi. Baru setengah badan berada dipermukaan, korban langsung diserang buaya dan dibawa ke dalam air," ujarnya.

Karena kejadian begitu cepat, saksi yang lain langsung panik dan meminta bantuan ke warga setempat dan melakukan pencarian bersama-sama.

"Korban ini yang terakhir naik.Pada saat itu saksi melihat korban mau naik ke perahu dan tubuhnya sudah setengah di atas, tapi disaat saksi mengalihkan pandangan tiba-tiba korban hilang. Saat itulah pencarian dilakukan," tambahanya lagi.

Setelah dilakukan pencarian, beberapa jam kemudian korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian dengan keadaan sudah tidak bernyawa atau meninggal dunia dan tubuh penuh luka gigitan buaya. "Korban sudah diserahkan ke pihak keluarga dan telah dikebumikan," tutupnya.

Menurut salah satu warga setempat, konflik buaya dan manusia ini sudah sangat-sangat meresahkan dan mengancam keselamatan masyarakat.

"Buaya sering muncul di daerah kami. Kami sebagai nelayan tentunya sudah sangat resah, sampai harus berapa korban lagi kedepannya," ujar warga tersebut.

Ia berharap pemerintah, baik di desa, kecamatan hingga kabupaten untuk segera mengambil sikap dalam menanggulangi permasalahan yang mengancam keselamatan.

"Harapan kami segera diambil sikap, apa harus dibiarkan buaya yang jumlahnya semakin banyak ini. Apa harus ada korban lagi," tutupnya.(*2)

Editor : Rinaldi
#cari kerang #nelayan tewas #SUNGAI BATANG #diserang buaya