Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

DPKP Inhil Evakuasi 2 Ekor Buaya di Lokasi Warga Diserang di Desa Kayu Raja Keritang

M Ali Nurman • Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:04 WIB
Dua ekor buaya berhasil dievakuasi tim DPKP Inhil di Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang, Rabu (22/10/2025).
Dua ekor buaya berhasil dievakuasi tim DPKP Inhil di Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang, Rabu (22/10/2025).

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) evakuasi dua ekor buaya di Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang, Rabu (22/10/2025).

Evakuasi hewan predator tersebut setelah menyerang seorang petani bernama Muslimin saat tengah mencari tanaman obat di Sungai Patahan, Selasa (21/10/2025) lalu. Meski mengalami luka di bagian tangan, beruntung pria berusia 50 tahun itu berhasil lepas dari gigitan dan selamat dari maut.

Setelah menerima laporan warga, tim rescue Damkar Inhil dan petugas medis langsung turun ke lokasi melakukan pencarian terhadap buaya yang dikabarkan sudah beranak pinak di sungai.

Saat itu tim berkoordinasi dengan kepala desa dan mulai menyusuri sungai menggunakan pompong sekitar pukul 19.00 WIB. Dengan berbekal tombak dan tali, tim menyisir setiap sudut sungai yang dikenal berarus deras dan penuh semak air.

Ketegangan memuncak saat seekor buaya pertama berhasil ditangkap sekitar pukul 20.30 WIB. Hewan buas dengan panjang sekitar 2,5 meter itu sempat melakukan perlawanan sengit sebelum akhirnya berhasil diamankan. Namun, operasi belum berakhir.

Dua jam berselang, seekor buaya kedua yang lebih besar sekitar 3 meter kembali tertangkap. Usai ditangkap, kedua buaya itu segera dievakuasi untuk dibawa ke Mako Damkar Inhil di Tembilahan. Hingga kini, tim masih melakukan koordinasi dengan pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut, sementara warga diimbau tetap waspada terhadap aktivitas di sekitar sungai.

"Penangkapan berlangsung dramatis karena kondisi sungai yang gelap dan sempit. Untungnya semua personel selamat dan kedua buaya berhasil diamankan," kata Kepala DPKP Inhil, Junaidi Ismail, Kamis (23/10/2025).

Wilayah pesisir dan perairan di Kabupaten Indragiri Hilir memang dikenal sebagai habitat alami buaya sungai. Warga diimbau untuk tidak beraktivitas sendirian di tepi sungai, terutama saat sore hingga malam hari, karena buaya kerap aktif berburu pada waktu tersebut. 

"Kami imbau masyarakat lebih berhati-hati dan tidak beraktivitas sendirian di sungai maupun tepi sungai. Apalagi sore dan malam," tutupnya.(*2)

 

Editor : Rinaldi
#dpkp inhil #evakuasi buaya #buaya serang warga