TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pancur, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) semakin meluas, Kamis (6/11/2025).
Saat ini kurang lebih 33 hektare lahan yang terbakar. Sehingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil mengerahkan dua regu dalam melakukan pemadaman selama tiga hari ini.
"Hari pertama heli water bombing turun membantu melakukan proses pemadaman api,"kata Kalaksa BPBD Inhil, R Arliansyah melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Inhil, Ari Syuria.
Saat ini lanjutnya, di lokasi karhutla di Desa Pancur Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Inhil membagi dua regu dalam melakukan pemdamanan dan pendinginan.
"Hari ini cuaca sangat panas sehingga api semakin cepat merambat ke tempat yang lain,"ujarnya.
Untuk membantu proses pemadaman, BPBD Inhil juga sudah mengirim surat ke Provinsi meminta bantuan kembali mendatangkan heli water bombing.
"Dari 3 hari terjadi karhutla, hari ini puncaknya dan kami sudah mengirim surat ke provinsi, dalam waktu dekat Insya Allah heli water bombing kembali turun,"ucapanya.
Tidak hanya itu, BPBD Inhil juga akan kembali menurunkan TRC tambahan dalam proses pemadaman karhutla di Desa Pancur.
"Ni kami mau turun kan tim lagi, kita berharap hujan agar api bisa segera dipadamkan,"tutupnya.
Saat ini, Tim gabungan dari BPBD Inhil, Manggala Agni, TNI, Polri hingga masyarakat tengah berjibaku melakukan pemadaman di lapangan. (*2)
Editor : M. Erizal