Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Perkiraan Puncak Pasang Rob di Tembilahan Terjadi hari Jumat dan Sabtu, Ini Pesan BPBD Inhil

Redaksi • Kamis, 4 Desember 2025 | 19:45 WIB
Petugas BPBD Inhil tengah memantau mobilitas air dan memberikan imbauan kepada warga untuk berhati-hati melintasi jalan yang digenangi air pasang rob di Tembilahan dan Tembilahan Hulu
Petugas BPBD Inhil tengah memantau mobilitas air dan memberikan imbauan kepada warga untuk berhati-hati melintasi jalan yang digenangi air pasang rob di Tembilahan dan Tembilahan Hulu

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Sejumlah titik ruas jalan di Kota Tembilahan dan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali digenangi air pasang rob, Kamis (4/12/2025).

Genangan yang muncul sejak siang ini membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama di wilayah padat permukiman dan pusat perdagangan.

Dari pantauan, air mulai naik sekitar pukul 13.00 WIB. Ketinggian genangan bervariasi antara 20 hingga 40 sentimeter, bahkan di beberapa titik lebih tinggi saat puncak pasang.

Seorang warga Kecamatan Tempuling bernama Faisal (33), mengatakan bahwa pasang rob hari ini cukup tinggi, sehingga ia harus menunggu air surut agar bisa kembali pulang ke rumah.

"Parit 6 airnya tinggi, takut motor mogok jadi mending nunggu air surut dulu baru pulang,"ujar Faisal.

Akibat genangan tersebut, arus lalu lintas sempat tersendat. Beberapa pengendara roda dua memilih memutar arah untuk menghindari titik-titik yang lebih dalam.

Kalaksa BPBD Inhil, R Arliansyah melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ari Syuria menyampaikan bahwa fenomena pasang rob yang terjadi dipengaruhi pasang maksimum Sungai Indragiri ditambah fase bulan penuh. Kondisi ini diperkirakan masih dapat berulang dalam beberapa hari ke depan

"Kami terus memantau mobilitas air dan memberikan peringatan kepada warga yang bermukim di daerah rendah,"ujarnya.

Puncak pasang rob diperkirakan hari Jumat dan Sabtu, sehingga masyarakat tetap diminta waspada, terutama bagi rumah yang berada di bantaran sungai atau wilayah cekungan yang rawan tergenang.

"Hindari beraktivitas diluar rumah pada pukul 14.30 WIB pada tanggal 5 hingga 6 Desember 2026 sampai keadaan air surut,"ingatnya.

Jika rumah masyarakat ada potensi terendam maka pindahkan barang-barang berharga dan peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi dan aman.

Serta tingkatkan waspada terhadap kemungkinan masuknya binatang liar (seperti ular atau kalajengking) ke dalam rumah saat air pasang.

"Amankan kabel listrik dan hindari bersentuhan dengan air yang tergenang untuk mencegah bahaya sengatan listrik, waspadai aktivitas anak anak kita saat bermain di air pasang, ikuti terus informasi resmi dari BPBD dan BMKG terkait perkembangan cuaca dan ketinggian air pasang,"tutupnya. (*2)

Editor : M. Erizal
#tembilahan inhil #banjir rob #Banjir pasang #banjir inhil