Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

BPBD Inhil Imbau Warga Siaga Hadapi Banjir Rob dan Hujan Tinggi

M Ali Nurman • Rabu, 7 Januari 2026 | 16:12 WIB
Masyarakat mendorong sepeda motor akibat mogok setelah melewati jalan banjir di Jalan Provinsi, Parit 6, Tembilahan Hulu, Inhil, Selasa (6/1/2026).
Masyarakat mendorong sepeda motor akibat mogok setelah melewati jalan banjir di Jalan Provinsi, Parit 6, Tembilahan Hulu, Inhil, Selasa (6/1/2026).

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seiring meningkatnya banjir rob yang disertai curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, R Arliansyah melalui Kabid Logistik dan Kedaruratan, Ari Syuria, Rabu (7/1/2026), menyusul kondisi pasang air laut yang mencapai titik maksimum dan berpotensi menimbulkan genangan di sejumlah wilayah, khususnya kawasan pesisir dan daerah rendah.

"Masyarakat perlu bersiaga karena kombinasi banjir rob dan hujan lebat dapat memperparah genangan. Air pasang dari laut bertemu hujan deras di darat membuat air sulit surut," ujarnya.

Ia menyebutkan, wilayah seperti Tembilahan dan sejumlah kawasan pesisir lainnya menjadi titik yang perlu mendapat perhatian lebih, terutama pada jam-jam puncak pasang air laut. Masyarakat diminta tidak lengah dan terus memantau perkembangan cuaca dari sumber resmi.

BPBD Inhil mengimbau warga yang bermukim di bantaran sungai, pesisir, dan wilayah rawan banjir rob agar mengamankan barang-barang berharga serta dokumen penting ke tempat yang lebih tinggi. Selain itu, warga juga diminta mematikan aliran listrik apabila air mulai memasuki rumah untuk menghindari risiko korsleting.

"Kami juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan saluran drainase, serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat kondisi air pasang dan hujan deras," tambah Ari.

BPBD bersama instansi terkait saat ini terus melakukan pemantauan lapangan dan siaga 24 jam guna mengantisipasi kemungkinan terburuk. Masyarakat diminta tetap tenang, namun waspada, serta segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi kondisi darurat.

BPBD menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah-langkah mitigasi dan penanganan bencana demi keselamatan masyarakat di tengah ancaman banjir rob dan cuaca ekstrem.(*2)

 

Editor : Rinaldi
#banjir rob #bpbd inhil #hujan tinggi