TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (11/2/2026). Dalam satu hari, petugas menerima laporan adanya empat titik api yang muncul di wilayah tiga Kecamatan.
Empat lokasi tersebut masing-masing berada di Jalan Tanjung Harapan, Jalan Batang Tuaka, Kecamatan Tembilahan, Parit 4 Kecamatan Tembilahan Hulu dan Desa Pantaian, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS).
Laporan awal diterima oleh petugas piket, yang kemudian langsung berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk segera melakukan penanganan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil, R Arliansyah melalui Kabid Logistik dan Kedaruratan Ari Syuria mengatakan bahwa setelah menerima laporan, tim langsung melakukan persiapan peralatan pemadaman dan bergerak menuju lokasi kejadian.
"Petugas piket menerima informasi adanya kebakaran di empat titik. Tim langsung menyiapkan peralatan dan menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, pemadaman, dan pendinginan,"ujarnya.
Menurutnya, respons cepat dilakukan guna mencegah api meluas ke area lain, terutama mengingat kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering dalam beberapa hari terakhir. Faktor angin juga dinilai dapat mempercepat perambatan api di lahan yang mudah terbakar.
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
"Di Tembilahan Hulu api berhasil dipadamkan, saat ini kami sedang melakukan pemadaman di tiga lokasi dengan personel gabungan,"ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pemantauan di sejumlah titik untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
Luas lahan yang terdampak masih dalam pendataan, begitu juga dengan penyebab pasti kebakaran yang masih diselidiki.
Sementara itu, di hari keempat Karhutla yang terjadi di Desa Belantaraya, Kecamatan Gaung dengan luas mencapai tiga hektare telah berhasil dipadamkan dan tengah dilakukan pendinginan.
BPBD Inhil kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain melanggar aturan, tindakan tersebut juga berisiko menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan dan berdampak pada kesehatan serta aktivitas warga.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Jika melihat atau mengetahui adanya titik api, segera laporkan agar dapat segera ditangani,"tegasnya. (*2)
Editor : M. Erizal