RENGAT (RIAUPOS.CO) - Warga Kecamatan Rengat dan Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat mengeluhkan kondisi sampah. Pasalnya, sudah tiga hari terakhir, sampah tidak lagi angkut petugas.
Akibatnya, sampah di berbagai sudut kota mulai menumpuk. Bahkan, sampah yang ada, berserakan ke badan jalan, sehingga merusak pemandangan saat melintas di tempat-tempat penumpukan sampah.
Ruli salah seorang warga Rengat mengatakan, sejumlah warga yang berdekatan dengan lokasi penumpukan sampah mulai mengeluh. “Sampah yang tergantung dan di tong sampah sudah mengeluarkan aroma busuk,” ujar Ruli, Rabu (11/2).
Pihaknya berharap, agar petugas terkait dapat men segera gangkut sampah tersebut. Karena, selain sudah mulai menumpuk, sampah yang ada berserakan kemana-mana. “Kalau terus dibiarkan, sampah semakin banyak berserakan di jalanan,” keluhnya.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Inhu Bobby Mauliantino ST MT didampingi Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah dan Peningkatan Kapasitas Andre Apriyantoni SE MH mengakui, pengelolaan sampah beberapa hari terakhir terkenda.
“Memang terjadi kendala teknis di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Batu Canai, akibat kerusakan alat berat,” ujarnya.
Dengan kondisi itu, alat berat tidak beroperasi, sehingga tidak dapat melayani pembuangan akhir sampah. Di mana, sampah di TPA tersebut berasal dari beberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Inhu. Editor : Arif Oktafian