Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Bangunan Nyaris Roboh, Gerbang Perbatasan Inhil-Inhu Kian Tak Terurus

M Ali Nurman • Senin, 23 Februari 2026 | 21:20 WIB

Bangunan gapura perbatasan Inhil-Inhu terlihat lapuk dan miring ke arah Jalan Lintas Tembilahan–Rengat, Senin (23/2/2026).
Bangunan gapura perbatasan Inhil-Inhu terlihat lapuk dan miring ke arah Jalan Lintas Tembilahan–Rengat, Senin (23/2/2026).

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Kondisi gapura perbatasan antara Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menuai sorotan warga. Bangunan penanda batas dua kabupaten itu terlihat miring, atapnya rusak, serta lingkungan sekitar dipenuhi rumput liar.

Gapura yang berada di Jalan Lintas Tembilahan-Rengat tersebut tampak tidak lagi kokoh. Sejumlah tiang penyangga terlihat tidak berdiri tegak. Ornamen atap bercorak Melayu yang menjadi ciri khas gapura tampak lapuk dan sebagian bergeser.

Kondisi itu menimbulkan kesan kurang terawat pada pintu masuk wilayah yang seharusnya menjadi simbol identitas daerah sekaligus wajah pertama bagi para pendatang.

Rudi, warga sekitar, menyayangkan gapura yang dibiarkan dalam kondisi rusak.

"Setiap hari kami lewat sini. Ini perbatasan dua kabupaten, tapi kondisinya seperti tidak ada yang memiliki. Padahal ini wajah daerah. Kami tidak minta yang mewah, cukup dirawat dan diperbaiki supaya orang yang datang tahu kalau daerah ini masih diperhatikan," ujarnya, Senin (23/2/2026).

Warga lainnya juga mengkritik minimnya perhatian pemerintah daerah, khususnya Pemkab Inhil, agar lebih proaktif berkoordinasi dengan Pemkab Inhu dalam melakukan pembenahan. Menurut mereka, perbaikan tidak harus besar-besaran, namun setidaknya dilakukan pelurusan struktur yang miring, pengecatan ulang, serta pembersihan area sekitar.

"Kami berharap pemerintah daerah segera turun tangan, melakukan evaluasi, dan merealisasikan perbaikan agar gapura perbatasan ini kembali layak dan mencerminkan wibawa daerah. Hal-hal kecil seperti ini penting, karena menjadi kesan pertama bagi orang yang masuk ke wilayah kita," tambahnya.

Selain persoalan estetika, warga juga mengkhawatirkan aspek keselamatan jika bangunan yang tampak miring tersebut dibiarkan tanpa penanganan. Mereka berharap ada langkah konkret dan perawatan berkala agar gapura perbatasan kembali representatif sebagai simbol batas wilayah Inhil dan Inhu.(*2)

 Baca Juga: Diduga Sodomi Remaja di Kontrakan, Lelaki 33 Tahun Ini Dibekuk Tim Polsek Tualang

Editor : Edwar Yaman
#inhu-inhil #Bangunan Nyaris Roboh #gerbang perbatasan